Kebakaran Meluas, New South Wales Berlakukan Keadaan Darurat

Kompas.com - 21/10/2013, 09:32 WIB
Api berkobar dekat rumah-rumah di Patterson Street di Springwood, kawasan Blue Mountains, di sebelah barat Sydney, Kamis 17 Oktober 2013 ABCApi berkobar dekat rumah-rumah di Patterson Street di Springwood, kawasan Blue Mountains, di sebelah barat Sydney, Kamis 17 Oktober 2013
EditorEgidius Patnistik
Pemerintah Negara Bagian New South Wales, Australia, menyatakan keadaan darurat di tengah kekhawatiran kemungkinan besar meluasnya kebakaran hutan yang melanda radius ratuan kilometer. Setidaknya tiga titik api masih berkobar di wilayah pegunungan Blue Mountains hingga Senin (21/10/2013) dan dikhawatirkan ketiganya akan saling tersambung dalam pekan ini.

Di salah satu titik di dekat Lithgow, api telah membakar areal seluas 40 ribu hektar, dan menurut Komisioner Dinas Pemadam Kebakaran NSW, Shane Fitzsimmons, kobaran api kemungkinan akan tersambung dengan titik api lainnya di Mount Victoria.

Para petugas pemadam bekerja keras selama hari Minggu. Mereka mencoba mengontrol kobaran api di tengah perkiraan cuaca panas dan kering pekan ini.

Penduduk di wilayah terdampak telah diminta meninggalkan rumah mereka. Diperkirakan cuaca panas dan kering paling buruk akan terjadi Rabu pekan ini.

Hari Senin ini dilaporkan, sedikitnya 56 titik api masih berkobar, 12 di antaranya tidak terkontrol.

Menteri Utama NSW,  Barry O'Farrell, mengatakan pengumuman keadaan darurat ini akan memberikan otoritas tambahan kepada pemerintah dalam 30 hari mendatang, termasuk kewenangan untuk meminta penduduk meninggalkan satu wilayah dan memutus pasokan gas dan listrik jika dipandang perlu.

Komisioner Shane Fitzsimmons menambahkan, skenario terburuk akan terjadi jika tiga titik api besar di pengunungan Blue Mountains saling tersambung.

"Kami tidak berharap terjadinya evakuasi dan pemindahan penduduk dari kota-kota kecil di sekitar lokasi," katanya.

O'Farrell mengatakan terakhir kali keadaan darurat diumumkan di NSW adalah ketika terjadi banjir besar di bulan Maret 2012.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X