K-Pop, "Soft Power" Korea Selatan - Kompas.com

K-Pop, "Soft Power" Korea Selatan

Kompas.com - 21/10/2013, 06:16 WIB
KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Boyband asal Korea Selatan Teen Top menjalani sesi foto sebelum tampil dalam K-pop Festival: Music Bank di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Sabtu (9/3/2013).
SEOUL, KOMPAS.com — Maraknya gelombang budaya pop Korea, kerap disebut K-Pop atau hallyu, dibenarkan telah mendatangkan banyak keuntungan bagi Negeri Ginseng, Korea Selatan. Selain mendatangkan keuntungan ekonomi, hallyu juga menjadi semacam kekuatan halus alias soft power bagi negeri itu untuk menebarkan pengaruhnya.

"Di dalam hallyu terdapat nilai dan pesan substantif dan universal, yang bisa disebarluaskan ke seluruh penjuru dunia," ujar Presiden Asosiasi Studi Hallyu Dunia (WAHS), Gil-Sung Park, saat berbincang dengan wartawan Kompas, Wisnu Dewabrata, Sabtu (19/10/2013). Nilai dan pesan itu antara lain terkait perdamaian, kreativitas, kemasyarakatan, dan modal sosial.

Berbincang di sela Kongres I Hallyu yang berlangsung di Korea University, Seoul, pada 18-19 Oktober 2013, Gil berpendapat budaya populer Indonesia sebetulnya juga bisa menjadi seperti hallyu. Namun, ujar dia, itu tentu saja harus melalui banyak tahapan panjang dan berat sebagaimana yang telah dilewati para pelaku budaya pop Korea.

Dalam kesempatan terpisah, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Korsel Cho Taiyoung, Selasa (15/10/2013), memastikan pemerintah mereka saat ini berupaya untuk tidak ikut campur terlalu banyak mengatur masalah hallyu. "Kami mencoba menjaga jarak dari para pelaku hallyu. Jika tidak, hal itu justru akan mengganggu kreativitas dan reputasi mereka," ujar Cho ketika menerima kunjungan rombongan jurnalis peserta beasiswa Kwanhun-Korea Press Foundation 2013.

Tidak mungkin, tambah Cho, pemerintah mengontrol atau memerintahkan para pelaku hallyu, baik artis maupun perusahaan manajemennya. Akan tetapi, diakui, pemerintah terkadang meminta mereka untuk tampil dan mengisi acara tertentu, terutama terkait kerja sama bilateral dengan negara lain.



EditorPalupi Annisa Auliani

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional
Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Regional
Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Nasional
Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Internasional
Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Nasional
Komnas HAM Duga Pelaku Pembunuhan Dukun Santet Tahun 1998-1999 Orang Terlatih

Komnas HAM Duga Pelaku Pembunuhan Dukun Santet Tahun 1998-1999 Orang Terlatih

Nasional
Pengalaman Mencoba Akses WiFi Gratis di Stasiun Jabodetabek...

Pengalaman Mencoba Akses WiFi Gratis di Stasiun Jabodetabek...

Megapolitan
Berpose dengan Senapan, Perempuan Ini Mengaku Tak Sengaja Tembak Pacarnya

Berpose dengan Senapan, Perempuan Ini Mengaku Tak Sengaja Tembak Pacarnya

Internasional
Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Megapolitan
Konsulat Malaysia Tak Kirim Bantuan Hukum untuk Warganya yang Terjerat Kasus Pijat Ilegal

Konsulat Malaysia Tak Kirim Bantuan Hukum untuk Warganya yang Terjerat Kasus Pijat Ilegal

Regional
4 Fakta Pengedar yang Simpan dan Konsumsi Narkoba di Sekolah Jakarta Barat

4 Fakta Pengedar yang Simpan dan Konsumsi Narkoba di Sekolah Jakarta Barat

Megapolitan

Close Ads X