Kompas.com - 18/10/2013, 21:15 WIB
EditorErvan Hardoko
RENNES, KOMPAS.com - Jaksa penuntut Perancis, Jumat (18/10/2013), meminta pengadilan agar menjatuhkan hukuman penjara antara 10-12 tahun penjara untuk tiga bajak laut Somalia yang terlibat pembajakan sebuah kapal layar Perancis pada 2009 yang menewaskan sang kapten kapal.

Tiga terdakwa bajak laut itu adalah Mohamed Mahamud, Abdelkader Osman Ali dan Mahamud Abdi Mohamed. Ketiganya berusia antara 26 hingga 31 tahun dan sudah menjalani sidang sejak Senin lalu.

Dalam persidangan ketiga terdakwa mengatakan mereka terpaksa menjadi bajak laut karena terlilit kemiskinan dan mereka menyesali perbuatannya. Dengan alasan itu, ketiga pria Somalia itu meminta keringanan hukuman.

Kuasa hukum awak kapal layar yang selamat, Arnaud Colon de Franciosi, mengatakan kliennya tidak mencari pembalasan atas kejadian pada 2009 lalu itu. Namun, mereka menginginkan hukuman yang adil untuk ketiga bajak laut Somalia itu.

Pada April 2009, pasukan komando Perancis menyerbu kapal layar Tanit untuk membebaskan Florent Lemacon, istri dan putranya yang berusia tiga tahun serta dua penumpang lainnya.

Dalam operasi itu, pasukan khusus Perancis menewaskan dua bajak laut, menangkap ketiga terdakwa namun secara tak sengaja juga menewaskan Florent Lemacon.

Keluraga Lemacon tidak mengecam kesalahan pasukan khusus Perancis itu. Mereka justru menyesalkan pemerintah Perancis yang dianggap gegabah memerintahkan sebuah operasi yang berbahaya tanpa memedulikan keselamatan sandera.

Keluarga Lemacon memulai perjalanannya dari pelabuhan Vannes, Perancis pada 2008 dengan tujuan Zanzibar. Saat melintasi perairan Somalia pada 6 April 2009 kapal mereka dibajak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.