Kompas.com - 18/10/2013, 16:00 WIB
Sekretaris Jendral PBB Ban Ki Moon (kanan) dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry (kiri) bertemu sebelum rapat Dewan Keamanan PBB di markas PBB di New York, Amerika Serikat, Kamis (25/7/2013). AFP/John Moore/Getty ImagesSekretaris Jendral PBB Ban Ki Moon (kanan) dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry (kiri) bertemu sebelum rapat Dewan Keamanan PBB di markas PBB di New York, Amerika Serikat, Kamis (25/7/2013).
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Arab Saudi menampik keanggotaan tidak tetap di Dewan Keamanan (DK) PBB. Pertimbangan Arab Saudi, sebagaimana warta AFP pada Jumat (18/10/2013), ada standard ganda yang acap menjadi ciri dewan tersebut. Meski begitu, Arab Saudi tak menjelaskan alasan standard ganda tersebut.

Sejatinya, Arab Saudi baru satu hari memenangi posisi itu. Sebagaimana diketahui, selain anggota tetap, DK PBB juga memunyai anggota tidak tetap. Lazimnya, keanggotaan tidak tetap itu dipilih dua tahun sekali. Tahun ini, selain Arab Saudi, anggota tidak tetap DK PBB adalah Chad, Cile, Lituania, dan Nigeria.

Arab Saudi, dalam pernyataan Kementerian Luar Negerinya, mengatakan agar ada pembenahan terlebih dahulu di DK PBB. Soalnya, bagi Arab Saudi, peran DK PBB sangatlah penting untuk menjaga perdamaian dunia. "Jadi, tak ada opsi lain bagi Arab Saudi selain menampik keanggotaan itu," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi di Riyadh.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X