Kompas.com - 17/10/2013, 14:36 WIB
Pesawat terbang jenis ATR-72 milik maskapai Lao Airlines. ISTPesawat terbang jenis ATR-72 milik maskapai Lao Airlines.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Thailand bergerak cepat mencari korban kecelakaan pesawat ATR 72-600 milik maskapai penerbangan Lao Airlines. Menurut laman Bangkok Post (17/10/2013), Angkatan Laut (AL) Thailand sudah mengirimkan 50 tentara penyelamnya ke Provinsi Champassak, Laos. Di provinsi itu, pesawat bernomor registrasi QV 301 tercebur ke Sungai Mekong.

Menurut Deputi Gubernur Ubon Ratchatchani Suthinan Boonmee, tim juga berangkat bersama sebuah perwakilan lembaga kemanusiaan. "Otoritas pemerintah Provinsi Champassak yang meminta bantuan,"katanya.

Di Laos, tim akan bekerja sama dengan tim penolong dari Laos. Tim itu dipimpin oleh Khamsone Saengmala. Setelah pertemuan singkat di perbatasan Chong Mek, kedua tim bertolak ke Pakse, lokasi kecelakaan.

Lima

Pihak Lao Airlines merilis data nama penumpang pesawat itu pada Rabu kemarin pukul 21.00 waktu setempat. Dari daftar itu tercatat para penumpang berkewarganegaraan Thailand, Australia, Korea Selatan, Perancis, AS, China, Taiwan, Kanada, dan Vietnam.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Sappasithiprasong di Ubon Ratchathani Chawalit Thongprayoon mengatakan sudah meminta Rumah Sakit Champassak menyediakan kantung jenazah.

Pemerintah Thailand mengkonfirmasi lima warganya tewas dalam kecelakaan itu. Dari manifes penerbangan, lima warga Thailand yang tewas itu adalah  Kanueng Chartkasemchai (47) , Niphon Chaichanakuldee (27), Pakawat Athinrattanachai (47), Wikij Busarathanusorn (38), dan Banyong Apanan (29).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.