Setelah Bertemu Putranya, Ayah Edward Snowden Tinggalkan Rusia

Kompas.com - 16/10/2013, 19:52 WIB
Edward Snowden, pembocor data rahasia program mata-mata AS, Kamis (1/8), akhirnya mendapatkan suaka sementara dari pemerintah Rusia yang berlaku untuk setahun. APEdward Snowden, pembocor data rahasia program mata-mata AS, Kamis (1/8), akhirnya mendapatkan suaka sementara dari pemerintah Rusia yang berlaku untuk setahun.
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com - Ayah pembocor data intelijen AS Edward Snowden telah meninggalkan Rusia setelah bertemu dengan putranya di sebuah lokasi rahasia. Demikian kuasa hukum Edward Snowden menjelaskan, Rabu (16/10/2013).

Sejumlah media Rusia mengabarkan, Lon Snowden telah bertemu putranya setelah tiba di Moskwa pada 10 Oktober lalu.

Kuasa hukum Edward Snowden, Anatoly Kucherena mengatakan ayah kliennya sangat berterima kasih kepada pemerintah Rusia yang memberikan suaka bagi anaknya.

"Snowden senior sangat bahagia dengan penerimaan Rusia terhadap dirinya dan bagaimana Rusia memperlakukan anaknya," kata Kucherena kepada kantor berita Interfax.


"Dia sangat mencintai putranya dan yakin putranya adalah orang jujur yang melakukan hal benar," tambah dia.

Baik Kucherena maupun Lon tidak mau menyebutkan lokasi keberadaan Snowden dengan alasan keamanan.

Kucherena menambahkan, kini Snowden tengah belajar bahasa Rusia dan berencana untuk mencari pekerjaan di Rusia.

Snowden tiba di Rusia dari Hong Kong setelah tak bisa melanjutkan perjalanannya menuju Kuba. Sebelum tiba di Rusia, dari Hong Kong, Snowden membongkar kerja intelijen AS yang menyadap segala bentuk komunikasi warga. Pengakuan Snowden itu dimuat di berbagai media papan atas di Inggris dan Amerika Serikat.

Sebelumnya Snowden mencoba mencari suaka di negara-negara Amerika Latin, namun kemudian dia memutuskan meminta suaka ke Rusia, karena khawatir pesawat yang ditumpanginya akan dipaksa mendarat saat melintasi wilayah Uni Eropa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X