Digendong Saat Tinjau Korban Banjir, Pejabat China Dipecat

Kompas.com - 15/10/2013, 14:40 WIB
Seorang pejabat China dipecat setelah ketahuan digendong saat meninjau korban banjir SCMPSeorang pejabat China dipecat setelah ketahuan digendong saat meninjau korban banjir
EditorEgidius Patnistik
Seorang pejabat China dicopot dari jabatannya pada hari Senin (14/10) setelah foto dirinya sedang digendong orang memicu kemarahan di online.

Media pemerintah China melaporkan, gambar yang dimuat di website Sina Weibo menunjukkan seorang pejabat setempat digendong seorang warga desa selagi mengunjungi korban banjir di provinsi Zhejiang.

Komentar yang dimuat bersamaan dengan gambar itu menyebutkan, pejabat yang bernama Wang itu digendong karena ia mengenakan sepatu bermerek mahal, demikian menurut kantorberita pemerintah Xinhua.

Wang adalah pejabat pemerintah daerah Sanqishi di kota Yuyao, di provinsi Zhejiang. Menurut Xinhua, pemerintah lokal mengatakan Wang telah dicopot dari jabatan sebagai direktur kantor konstruksi Sanqishi.

Pemerintah Sanqishi mengatakan kepada Xinhua, Wang, yang mengenakan sepatu dari kain, tadinya akan mencopot sepatu dan berjalan telanjang kaki melintasi genangan air untuk mencapai rumah korban. Tetapi seorang warga desa "menggendongnya walaupun Wang bersikeras akan berjalan telanjang kaki", demikian dilaporkan Xinhua.

Warga desa itu menggendong lagi Wang sewaktu pulang dari rumah itu.

Sebelumnya bulan ini, topan Fitow menghantam Zheijiang, merenggut 10 korban jiwa dan mengganggu kehidupan sekitar tujuh juta orang di provinsi itu. Rumah-rumah roboh dan ladang-ladang tergenang banjir. Di beberapa bagian Zhejiang, yang bertetanggaan dengan Shanghai, hujan turun hampir 29 cm selama 17 jam, demikian dilaporkan media resmi China News Service.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X