Kompas.com - 15/10/2013, 02:19 WIB
Gambar memperlihatkan gedung-gedung yang hancur dalam ledakan di dekat Masjid Al Salaam di Tripoli, Lebanon (23/8/2013). Dua ledakan berjeda 5 menit mengguncang kota ini, menewaskan setidaknya 29 orang dan melukai 350 orang lain. STR/AFPGambar memperlihatkan gedung-gedung yang hancur dalam ledakan di dekat Masjid Al Salaam di Tripoli, Lebanon (23/8/2013). Dua ledakan berjeda 5 menit mengguncang kota ini, menewaskan setidaknya 29 orang dan melukai 350 orang lain.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Tentara Lebanon berhasil menjinakkan sebuah bom mobil di markas Hezbollah di Beirut selatan. Pernyataan tentara Lebanon sebagaimana dikutip dari Antara pada Senin (14/10/2013) menunjukkan, pada beberapa pekan sebelumnya, tempat itu juga dihantam dua bom.

Menurut tentara Lebanon, pihaknya memanggil pakar penjinak bom. Kala itu, ada kendaraan mencurigakan di daerah Maamura, pinggiran selatan Beirut, pada Senin sore.

Pasukan Angkatan Darat Lebanon pada September ditempatkan di daerah pinggiran selatan Beirut yang menjadi pangkalan Hezbollah, mengambil alih pos-pos pemeriksaan, dalam sebuah kesepakatan dengan kelompok kuat Syiah Lebanon itu setelah dua pengeboman besar sejak Juli.

Titik-titik keamanan dibentuk setelah serangan-serangan bom mobil di daerah pinggiran selatan tersebut. Insiden itu menewaskan 27 orang pada 15 Agustus dan mencederai lebih dari 50 orang pada 9 Juli.

Pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah, sekutu utama Pemerintah Suriah, mengatakan, penyelidikan atas pengeboman Agustus menunjukkan bahwa kelompok militan Sunni yang terkait dengan oposisi Suriah mendalangi serangan itu.

Ketegangan meningkat di Lebanon terkait konflik Suriah, setelah kelompok Hezbollah mengumumkan dukungannya dan mengirim pasukan untuk membantu Presiden Bashar al-Assad menumpas pemberontak Suriah. Meski Lebanon secara resmi netral dalam perang di Suriah, negara itu terpecah antara pendukung Assad dan pendukung pemberontak Suriah. Damaskus mendominasi Lebanon secara militer dan politik selama hampir 30 tahun hingga 2005.

Pada 18 Agustus, lima roket mendarat di dan sekitar kota Hermel, sebuah pangkalan Hezbollah di Lebanon timur. Hermel dan daerah-daerah lain di Lebanon timur, yang menjadi pangkalan kelompok Syiah Lebanon Hezbollah, diserang sejumlah roket dari Suriah dalam beberapa bulan ini. Serangan roket terakhir itu terjadi tiga hari setelah ledakan bom mobil di pangkalan Hezbollah di Beirut selatan menewaskan 27 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut laporan Reuters, sebuah kelompok Sunni yang menamakan diri Brigade Aisha mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom pada 15 Agustus itu dan berjanji melancarkan operasi lebih lanjut terhadap Hezbollah.

Penduduk di Beirut selatan mengatakan bahwa Hezbollah, kelompok pejuang yang didukung Iran dan Suriah, siaga tinggi dan meningkatkan pengamanan di daerah itu setelah peringatan dari pemberontak Suriah mengenai kemungkinan pembalasan karena dukungan mereka bagi Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Kekerasan sektarian yang disulut oleh konflik Suriah juga terjadi di Lembah Bekaa dan kota-kota Laut Tengah, Tripoli dan Sidon, yang mencerminkan bahwa ketegangan sektarian baru menyebar di Timur Tengah. Muslim Sunni di Lebanon mendukung pemberontak di Suriah, sementara penduduk Syiah mendukung Assad, bagian dari minoritas Alawite, cabang dari Syiah.

Pemimpin Hezbollah Nasrallah telah berjanji, kelompoknya akan terus berperang membela Assad setelah mereka memelopori perebutan kembali kota strategis Qusair pada Juni. Pada Oktober tahun lalu, bom mobil di bagian timur Beirut menewaskan seorang pejabat intelijen senior Wissam al-Hassan, yang memiliki kedekatan dengan partai oposisi utama Sunni Lebanon yang mendukung pemberontakan di Suriah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X