Kompas.com - 14/10/2013, 20:22 WIB
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com — Kementerian Agama Mesir, Senin (14/10/2013), mengatakan, hanya para ulama berlisensi pemerintah yang mendapat izin untuk memberikan khotbah dalam shalat Idul Adha.

Langkah ini diambil untuk mencegah kelompok oposisi dan pendukung Ikhwanul Muslimin menggunakan suasana Idul Adha untuk menggalang dukungan.

Untuk memberikan khotbah di berbagai lokasi shalat Idul Adha, sudah dikerahkan sebanyak 6.520 ulama dari pemerintah maupun Universitas Al-Azhar.

"Kami tidak akan memberi toleransi dengan para ulama yang memberikan khotbah politik di mimbar," kata Ahmad Turk, dari Kementerian Agama.

"Berdasarkan undang-undang, memberikan khotbah tanpa lisensi atau izin tertulis terancam hukuman hingga tiga tahun penjara," lanjut Turk.

Langkah ini diambil Pemerintah Mesir setelah koalisi Islam pimpinan Ikhwanul Muslimin menyerukan pengikutnya untuk berkumpul di berbagai lapangan yang digunakan untuk shalat Idul Adha.

Seruan itu menimbulkan kekhawatiran bahwa kelompok Ikhwanul Muslimin akan menggelar aksi  menentang pemerintah seusai shalat Idul Adha.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Gulf News
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.