Kompas.com - 14/10/2013, 19:27 WIB
EditorErvan Hardoko

TEHERAN, KOMPAS.com — Publik Iran mengolok-olok Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk kali kedua pada pekan ini setelah akun Twitter Netanyahu diketahui menjadi pengikut sebuah situs erotis Iran.

Warga Iran beramai-ramai berbagi foto dari layar komputer atau screenshot yang menunjukkan halaman akun Twitter Netanyahu mengikuti satu situs bernama "PersianHotBook", yang menyebut diri sebagai perpustakaan pertama buku-buku seks Iran.

Beberapa jam kemudian akun PM Netanyahu—yang dikelola dan dijalankan Partai Likud—berhenti mengikuti situs erotis ini dan akun PersianHotBook menghilang dari halaman Twitter pemimpin Israel tersebut.

Netanyahu termasuk selektif dalam mengikuti akun-akun di Twitter dan sebagian besar adalah lembaga pemerintah atau kedutaan besar Israel di luar negeri. Pejabat di kantor PM Netanyahu mengatakan tidak tahu bagaimana situs porno ini bisa diikuti akun Twitter Netanyahu.

Sementara Partai Likud mengatakan, ada "kesalahan fungsi" yang membuat PersianHotBook diikuti oleh Twitter Netanyahu dan kasus ini sekarang tengah diselidiki. Sejak insiden situs erotis ini, pengelola akun Twitter Netanyahu memangkas jumlah akun yang diikuti, dari 90 menjadi 81.

Pekan lalu, warga Iran beramai-ramai mengunggah foto mereka dengan mengenakan jins setelah PM Netanyahu dalam wawancara dengan BBC Persian TV mengatakan bahwa rakyat Iran tidak akan bebas sampai mereka dibolehkan mengenakan jins.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.