Hampir Setengah Juta Orang Mengungsi Jelang Badai di India

Kompas.com - 12/10/2013, 17:11 WIB
Sejumlah warga India berjalan pulang ke rumah melewati hujan lebat di kota Berhampur pada 12 Oktober 2013. Hampir setengah juta orang dievakuasi dari pantai timur India yang miskin menjelang topan besar yang diperkirakan mendarat pada 12 Oktober malam, kata sejumlah pejabat.


AFP PHOTO/ASIT KUMAR Sejumlah warga India berjalan pulang ke rumah melewati hujan lebat di kota Berhampur pada 12 Oktober 2013. Hampir setengah juta orang dievakuasi dari pantai timur India yang miskin menjelang topan besar yang diperkirakan mendarat pada 12 Oktober malam, kata sejumlah pejabat.
EditorEgidius Patnistik

NEW DELHI, KOMPAS.COM -
Hampir setengah juta orang dievakuasi dari pantai timur India yang miskin menjelang topan besar Phailin yang diperkirakan mendarat pada Sabtu (12/10) malam, kata sejumlah pejabat.

"Totalnya 440.000 orang yang evakuasi," kata Marri Shashidhar Reddy, wakil ketua Otoritas Manajemen Bencana Nasional, dalam sebuah konferensi pers menjelang kedatangan Topan Phailin itu. "Kami akan berada di medan perang" ketika topan itu tiba, katanya kepada wartawan di New Delhi, ibukota India.

Para petugas bantuan bencana bergegas untuk memindahkan orang-orang dari tempat perlindungan mereka yang rentan agar keluar dari jalur topan yang akan melanda negara bagian Orissa dan Andhra Pradesh itu. Reddy menambahkan bahwa kadang-kadang pihak berwenang harus "memaksa" warga desa yang enggan meninggalkan rumah mereka walau hujan dan angin kencang sudah melanda.

Evakuasi itu merupakan yang ketiga terbesar dalam sejarah India setelah 650.000 orang diungsikan di Andhra Pradesh tahun 1990 agar keluar jalur siklon dan 550.000 orang pada 2009 di negara yang sama karena banjir, kata Reddy .

Orang-orang meninggalkan rumah mereka, memikul hartanya di punggung mereka, saat hujan mendera.

Reddy mengatakan, sektor listrik dan pertanian akan paling parah terkena badai itu. "Tanaman pertanian pasti akan sangat terpengaruh," katanya.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X