KOMPAS.com - Pengumuman siapa peraih Nobel Perdamaian 2013 memang belum terselenggara. Namun begitu, Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) masuk dalam daftar nomine. Warta televisi lokal Norwegia,
NRK dari Oslo, pada Jumat (11/10/2013) menunjukkan hal itu dalam lamannya.
Nama OPCW menjadi sorotan lantaran lembaga yang bernaung di bawah Dewan Keamanan (DK) PBB itu tengah bertugas untuk memusnahkan senjata kimia Suriah. OPCW berbasis di Den Haag, Belanda.
Catatan menunjukkan OPCW berdiri pada 1997. Tugas lembaga ini adalah mengejawantahkan amanat Konvensi tentang Senjata Kimia yang diteken pada 13 Januari 1993.
OPCW memunyai tenggat hingga semester pertama 2014 untuk membantu Suriah memusnahkan senjata kimianya. Hingga kini, OPCW sudah menugaskan 30 pakar senjata kimianya ke Damaskus.
AFP PHOTO / HO / LOCAL COMMITEE OF ARBEEN Jenazah diletakkan di kamar mayat darurat yang diklaim tewas dalam serangan gas beracun oleh pasukan pro-pemerintah di Ghouta timur, di pinggiran Damaskus, 21 Agustus 2013. Kelompok oposisi Suriah menuduh rezim membantai 1.300 orang dalam serangan senjata kimia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.