Jadi Buron AS, Snowden Malah Dapat Penghargaan Intelijen Berintegritas

Kompas.com - 11/10/2013, 10:15 WIB
Edward Snowden didampingi Sarah Harrison dari Wikileaks (kiri) saat bertemu dengan sejumlah aktivis HAM di Bandara Sheremetyevo, Rusia. TANYA LOKSHINA / HUMAN RIGHTS WATCH / AFPEdward Snowden didampingi Sarah Harrison dari Wikileaks (kiri) saat bertemu dengan sejumlah aktivis HAM di Bandara Sheremetyevo, Rusia.
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.COM — Buronan AS, Edward Snowden, dianugerahi sebuah penghargaan tahunan oleh mantan staf CIA karena memperlihatkan "integritas dalam intelijen". Demikian kata kelompok itu, Kamis (10/10/2013) waktu setempat. Pria 30 tahun itu, yang saat ini berada di Rusia, dicari Washington atas tuduhan spionase setelah mengungkapkan rincian tentang cakupan luas dari operasi pemantauan Pemerintah AS.

Proyek Akuntabilitas Pemerintah mengatakan, Snowden menerima Sam Adams Award, sebuah "tempat lilin simbolis", dalam sebuah upacara di Moskwa, Rusia, pada Rabu malam. Menurut kelompok tersebut, mereka yang hadir termasuk mantan analis senior National Security Agency (NCA) Thomas Drake, mantan penasihat etika Departemen Kehakiman Jesselyn Radack, mantan agen FBI Coleen Rowley, dan mantan analis CIA Ray McGovern.

Dalam sebuah pernyataan di situsnya, kelompok itu mengatakan penghargaan tersebut "diberikan setiap tahun oleh sekelompok pensiunan perwira CIA bagi anggota komunitas intelijen yang menunjukkan integritas dalam bidang intelijen".

Pengumuman penghargaan itu muncul pada hari saat ayah Snowden mendarat di ibu kota Rusia dan berharap bisa bertemu anaknya untuk pertama kalinya sejak mantan agen mata-mata AS menjadi buronan. Dalam sejumlah komentar, sang ayah mengakui bahwa dirinya masih tidak tahu di mana anaknya tinggal.

Keberadaan Snowden telah menjadi misteri sejak Rusia memberikan suaka sementara kepadanya.

Proyek Akuntabilitas Pemerintah, yang mengatakan misinya adalah untuk mempromosikan akuntabilitas perusahaan dan pemerintah, tidak mengungkapkan rincian apa pun tentang lokasi acara mereka di Moskwa pada hari Rabu itu. Namun, Radack, yang kini bergabung dengan Proyek Akuntabilitas Pemerintah, mengatakan bahwa Snowden tampak baik-baik saja. Dia mengikuti secara saksama, baik di Amerika Serikat maupun global.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.