Polisi Pakistan Kembali Tahan Pervez Musharraf

Kompas.com - 10/10/2013, 23:03 WIB
Mantan presiden Pakistan Pervez Musharraf tiba di bandara internasional Karachi, setelah lebih dari empat tahun hidup di pengasingan di Dubai, Minggu (24/3/2013).  AFP PHOTO/ AAMIR QURESHIMantan presiden Pakistan Pervez Musharraf tiba di bandara internasional Karachi, setelah lebih dari empat tahun hidup di pengasingan di Dubai, Minggu (24/3/2013).
EditorErvan Hardoko
ISLAMABAD, KOMPAS.com — Kepolisian Pakistan, Kamis (10/10/2013), kembali menahan mantan pemimpin militer Pakistan, Pervez Musharraf, terkait penyerbuan Masjid Merah pada 2007.

Penahanan ini dilakukan hanya sehari setelah Musharraf dibebaskan dalam kasus lain, yaitu kematian pemimpin pemberontak Baluchistan.

"Kami menempatkan Jenderal Musharraf dalam tahanan rumah terkait kasus yang melibatkan operasi militer di sebuah masjid di Islamabad," kata Muhammad Rizwan, seorang perwira senior kepolisian Islamabad.

"Kami akan mengajukan Musharraf ke pengadilan pada Jumat mendatang," tambah Rizwan seusai mengunjungi Musharraf di vila pribadinya di pinggiran Islamabad.

Pada Rabu (9/10/2013), mahkamah agung Pakistan memutuskan untuk memberikan pembebasan bersyarat bagi Musharraf dalam kasus tewasnya pemimpin pemberontak Baluchistan.

Para pengamat menilai keputusan mahkamah agung Pakistan ini akan membuat peluang Musharraf benar-benar bebas setelah enam bulan menjalani tahanan rumah semakin besar.

Sebelumnya, Musharraf juga dibebaskan dalam dua kasus besar lain yang menjeratnya, termasuk satu kasus yang mengaitkannya dengan pembunuhan mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto.

Seorang juru bicara Partai Liga Muslim Pakistan (APML) membenarkan mengenai penahanan kembali Pervez Musharraf.

"Polisi sudah resmi memberlakukan tahanan rumah untuk Jenderal Musharraf. Kami akan segera memasukkan aplikasi pembebasan dengan jaminan," kata Sekjen APML, Muhammad Amjad.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X