Taliban: Malala Tak Pantas Dapat Penghargaan

Kompas.com - 10/10/2013, 18:51 WIB
Seorang pegawai sebuah toko buku di Islamabad, Pakistan menunjukkan buku otobiografi Malala Yousafzai, gadis Pakistan yang ditembak Taliban karena memperjuangkan pendidikan perempuan. Buku itu mulai diedarkan ke seluruh dunia pada Selasa (8/10/2013). AAMIR QURESHI / AFPSeorang pegawai sebuah toko buku di Islamabad, Pakistan menunjukkan buku otobiografi Malala Yousafzai, gadis Pakistan yang ditembak Taliban karena memperjuangkan pendidikan perempuan. Buku itu mulai diedarkan ke seluruh dunia pada Selasa (8/10/2013).
EditorErvan Hardoko
MIRANSHAH, KOMPAS.com — Kelompok Taliban Pakistan, Kamis (10/10/2013), mengatakan, Malala Yousafzai belum berbuat apa pun yang pantas dihargai penghargaan hak asasi Uni Eropa.

Taliban Pakistan juga mengulangi ancamannya untuk kembali mencoba membunuh gadis berusia 16 tahun itu.

"Dia (Malala) belum berbuat apa-apa. Para musuh Islam memberinya hadiah karena dia meninggalkan Islam dan menjadi sekuler," kata juru bicara Tehreek-e-Taliban, Shahidullah Shahid.

"Dia mendapatkan hadiah karena melawan Islam. Perjuangannya melawan Islam adalah penyebab utama dia mendapatkan penghargaan," tambah Shahid.

Shahid kemudian mengulangi ancamannya, yaitu akan terus mencoba membunuh Malala meski dia berada di Amerika atau Inggris.

Shahid juga mengancam toko-toko buku di Pakistan yang menjual buku otobiografi Malala yang belum lama ini diterbitkan.

"Malala adalah musuh Islam dan Taliban, dan dia menulis buku itu untuk melawan Islam dan Taliban," ujar Shahid.

Parlemen Eropa menghadiahkan penghargaan Sakharov kepada Malala yang telah menjadi duta besar global yang menyuarakan hak-hak pendidikan untuk anak-anak sejak dia selamat dari upaya pembunuhan Taliban.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X