Korea Utara Kembali Ganti Panglima Militer

Kompas.com - 10/10/2013, 17:16 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama sejumlah petinggi militer menyaksikan latihan pasukan payung Angkatan Udara Korea Utara pada 23 Februari 2013. KNS / KCNA / AFPPemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama sejumlah petinggi militer menyaksikan latihan pasukan payung Angkatan Udara Korea Utara pada 23 Februari 2013.
EditorErvan Hardoko
PYONGYANG, KOMPAS.com — Korea Utara kembali mengganti panglima militernya hanya beberapa bulan setelah diangkat. Demikian media Pemerintah Korea Utara mengabarkan, Kamis (10/10/2013).

Langkah ini merupakan reshuffle terbaru terhadap pejabat papan atas negeri itu yang oleh sejumlah analis diduga sebagai bagian untuk menguatkan cengkeraman kekuasaan Kim Jong Un.

Penggantian panglima militer ini diduga sudah dilakukan pada Agustus lalu saat Korea Utara didesak untuk mengurangi kebenciannya dan melanjutkan kerja sama dengan Korea Selatan.

Nama panglima militer baru ini muncul adalah Ri Yong Gil, yang muncul dalam kawat kantor berita Korea Utara KCNA yang merilis daftar pejabat tinggi pendamping Kim Jong Un dalam mengunjungi musoleum Pyongyang.

Ri Yong Gil menggantikan Kim Kyok Sik, komandan batalyon yang diyakini bertanggung jawab atas serangan terhadap Korea Selatan pada 2010 yang menewaskan 50 orang.

Tak banyak diketahui terkait sosok Ri Yong Gil kecuali dia bertugas sebagai komandan sebuah korps militer di garis depan dan merupakan perwira tinggi di staf jenderal. Tak diketahui nasib panglima militer yang digantikannya.

"Kami tak bisa mengatakan Ri bukan seorang garis keras. Namun Kim Kyok Sik memiliki reputasi memilih jalan keras terhadap Korea Selatan," kata Cheong Seong-chang, seorang peneliti senior di Institut Sejing, Korea Selatan.

Cheong mengatakan, Korea Utara merasa "terbebani" jika mempertahankan Kim di posisinya, sementara negeri itu berusaha meningkatkan hubungan dengan dunia luar.

Kim Jong Un telah beberapa kali mengganti para pejabat tinggi negara, partai, dan militer sejak berkuasa pada Desember 2011 setelah ayahnya Kim Jong Il meninggal dunia.

Para analis menilai Kim Jong Un tengah berusaha mendudukkan sosok-sosok loyal kepadanya di berbagai posisi kunci.

"Kerapnya Kim Jong Un mengganti perwira tinggi militer menunjukkan dia memiliki kuasa atas militer," kata Koh Yu-hwan, pakar masalah Korea Utara di Universitas Dongguk, Seoul.

Sejak Kim Jong Un berkuasa, hampir separuh dari 220 pejabat tinggi negara, partai, dan militer diganti. Demikian data Kementerian Unifikasi Korea di Seoul.

Salah satu pejabat tinggi ternama yang digeser di masa pemerintahan Kim Jong Un adalah penglima militer Ri Yong Ho, yang sering disebut sebagai mentor Kim Jong Un.

Media pemerintah menyebut Ri Yong Ho diberhentikan pada Juli 2012 karena masalah kesehatan. Namun, analis menduga penggantian itu adalah salah satu cara Kim mempertegas cengkeramannya di Korea Utara.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X