Direktur Greenpeace Ingin Bertemu Presiden Rusia

Kompas.com - 09/10/2013, 17:18 WIB
Para aktivis Greenpeace berada di tahanan di kota pelabuhan Murmansk setelah ditangkap. BBCPara aktivis Greenpeace berada di tahanan di kota pelabuhan Murmansk setelah ditangkap.
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com — Direktur Eksekutif Greenpeace Kumi Naidoo, Rabu (9/10/2013), meminta izin bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin menyusul penahanan puluhan aktivisnya seusai melakukan protes di sebuah pengeboran minyak Rusia di Laut Artik.

"Saya akan tinggal di Rusia untuk mengurus masalah ini. Saya menawarkan diri sebagai jaminan untuk para aktivis Greenpeace," ujar Naidoo dalam suratnya untuk Putin.

"Kami siap menghadapi konsekuensi atas apa yang sudah kami lakukan, sepanjang konsekuensi itu masih dalam koridor hukum negara itu atau hukum yang dipahami masyarakat banyak," tambah dia.

Bulan lalu, aparat keamanan Rusia menahan kapal dan seluruh kru kapal yang berasal dari 18 negara termasuk AS dan Inggris. Penahanan dilakukan setelah sejumlah aktivis Greenpeace mencoba memanjat pengeboran minyak milik Gazprom di Laut Barents.

Sebanyak 28 orang aktivis dan dua orang wartawan kini ditahan untuk menunggu sidang yang dijadwalkan digelar pada 24 November mendatang di kota Murmanks dan Apatity.

Para aktivis Greenpeace dan wartawan itu dijerat dakwaan melakukan pembajakan dan terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Kremlin terkait surat Kumi Naidoo. Namun, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memiliki sikap tegas soal masalah ini.

"Kami sudah bertahun-tahun mendengar aktivitas kapal Arctic Sunrise ini," kata Lavrov kepada stasiun televisi pemerintah, RT.

"Kapal itu sudah terlibat berbagai provokasi di seluruh dunia. Dan di semua kasus para aktivisnya selalu mendapatkan hukuman," Lavrov menegaskan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X