Taliban Afganistan Ejek Kondisi "Shutdown" di AS

Kompas.com - 09/10/2013, 17:06 WIB
Pengumuman penutupan layanan di Taman Nasional Yosemite, Washington, Amerika, menyusul SCOTT OLSON / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPPengumuman penutupan layanan di Taman Nasional Yosemite, Washington, Amerika, menyusul "shutdown" layanan pemerintah Amerika karena berlarutnya pembahasan anggaran di parlemen. Gambar diambil Selasa (1/10/2013).
EditorErvan Hardoko
KABUL, KOMPAS.com — Pemerintahan Amerika Serikat yang hingga kini masih mengalami "shutdown" alias berhenti beroperasi ternyata menjadi bahan ejekan bagi kelompok Taliban Afganistan.

Dalam pernyataan resminya, mengomentari soal "shutdown", yang dirilis pada Rabu (9/10/2013), Taliban menyebut para politisi AS sedang mengisap darah rakyat mereka sendiri.

"Rakyat Amerika seharusnya sadar bahwa para politisi mereka tengah mempermainkan nasib mereka termasuk nasib negara-negara yang mereka tekan demi kepentingan pribadi," demikian Taliban.

Taliban melanjutkan, para pemimpin Amerika yang egois dan berpikiran kosong mengambil uang warga AS yang diperoleh dengan susah payah untuk membiayai menumpahkan darah orang tak berdosa dan tertindas.

"Ketimbang mengisap darah rakyat mereka sendiri, uang ini seharusnya digunakan untuk kepentingan perdamaian," lanjut Taliban.

Sementara itu, lewat Twitter, kedutaan besar AS di Kabul mengatakan, operasional kedubes akan kembali normal dalam waktu dekat setelah tutup akibat pengaruh "shutdown".

Taliban, yang digulingkan dari kekuasaan oleh serangan militer yang didukung AS pada 2001, sering menggunakan situs resminya untuk mengirim serangan verbal terhadap pemerintahan Washington dan Kabul.

Situasi "shutdown" saat ini mengakibatkan ratusan ribu pekerja federal dirumahkan tanpa gaji, setelah Kongres tidak mencairkan anggaran untuk tahun fiskal 2014 yang dimulai 1 Oktober lalu.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X