Arab Saudi Kembali Tegaskan Dukungan untuk Mesir

Kompas.com - 08/10/2013, 17:46 WIB
Raja Arab Saudi Abdullah saat tengah melakukan pembicaraan dengan Presiden interim Mesir Adly Mansour dan Menlu Nabil Fahmy di kota Jeddah, Senin (7/10/2013). HO / SPA / AFPRaja Arab Saudi Abdullah saat tengah melakukan pembicaraan dengan Presiden interim Mesir Adly Mansour dan Menlu Nabil Fahmy di kota Jeddah, Senin (7/10/2013).
EditorErvan Hardoko
RIYADH, KOMPAS.com — Presiden interim Mesir Adly Mansour mendapatkan kembali dukungan dari Raja Arab Saudi Abdullah untuk memerangi "terorisme" dalam kunjungannya ke Arab Saudi, Selasa (8/10/2013).

Mansour tiba di kota pelabuhan Jeddah pada Senin (7/10/2013) dalam perjalanan perdananya ke luar negeri setelah dia menggantikan Muhammad Mursi yang digulingkan militer pada 3 Juli lalu.

Raja Abdullah, pemimpin pertama yang mendukung pelengseran Mursi, kembali memastikan dukungan Arab Saudi untuk upaya Mesir memerangi terorisme dan menghadapi siapa pun yang mencoba mencampuri urusan dalam negeri Arab Saudi.

Arab Saudi dan negara-negara Teluk sudah sejak lama melihat Ikhwanul Muslimin sebagai ancaman. Di antara negara-negara Teluk, hanya Qatar yang menyatakan dukungannya terhadap Ikhwanul Muslimin.

Sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Mesir, Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya bahkan menjanjikan bantuan untuk pemerintahan baru Mesir yang didukung militer.

Atas dukungan itu, Mansour menilai kunjungan ke kerajaan kaya minyak itu adalah sebuah keharusan, untuk mengungkapkan rasa terima kasih pemeritahannya.

"Mengunjungi Saudi adalah keharusan karena saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Raja Abdullah secara personal atas dukungannya untuk Mesir," ujar Mansour seperti dikutip harian Asharq al-Awsat.

Raja Abdullah adalah kepala negara pertama yang memberi selamat atas penunjukan Mansour sebagai presiden sementara Mesir, hanya beberapa jam setelah pelantikannya Juli lalu.

Tak berhenti di situ, Arab Saudi kemudian mengumumkan paket bantuan bernilai 5 miliar dollar untuk Mesir.

Lalu pada Agustus lalu, pemerintah Saudi menyatakan dukungannya terhadap Mesir yang memerangi "terorisme" sekaligus mengatakan pemerintah Mesir yang didukung militer adalah pemerintahan yang sah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X