Korban Kapal Tenggelam di Italia Bertambah Menjadi 232 Orang

Kompas.com - 08/10/2013, 10:13 WIB
Sejumlah imigran ilegal asal Afrika yang berhasil diselamatkan pasukan penjaga pantai Italia setelah perahu yang mereka gunakan tenggelam di dekat Pulau Lampedusa, Kamis (3/10/2013). HO / GUARDIA COSTIERA / AFPSejumlah imigran ilegal asal Afrika yang berhasil diselamatkan pasukan penjaga pantai Italia setelah perahu yang mereka gunakan tenggelam di dekat Pulau Lampedusa, Kamis (3/10/2013).
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com — Korban tewas kapal pengangkut imigran yang tenggelam di dekat Pulau Lampedusa, Italia, mencapai 232 orang.

Petugas penyelamat berhasil mengevakuasi 38 jenazah dari lambung kapal, yang sebelumnya diperkirakan tak dapat dijangkau oleh tim penyelamat.

Pejabat angkatan laut mengatakan, para penyelamat "membongkar sebuah tembok manusia". Jenazah-jenazah tersebut "saling mengait satu sama lain" sehingga sulit untuk dikeluarkan dari kapal.

Kapal yang mengangkut sekitar 500 imigran yang sebagian besar dari Somalia dan Eritrea itu terbakar dan tenggelam di dekat kepulauan Sisilia, Lampedusa. Sekitar 155 penumpang selamat dalam peristiwa tersebut.

Operasi untuk mengangkat jenazah dari lambung kapal terhenti pada malam hari, tetapi akan diteruskan pada Selasa (8/10/2013).

Atasi imigran

Puluhan ribu imigran berupaya menyeberang dari Afrika Utara ke Sisilia dan pulau-pulau lain di Italia setiap tahun, dan kecelakaan sering terjadi, tetapi peristiwa pada Kamis lalu merupakan yang paling banyak memakan korban.

Bangkai kapal berada di kedalaman 47 meter dari permukaan laut sehingga para penyelam hanya dapat bertahan sebentar saja di dekat kapal.

Semua mayat yang berada di sekitar kapal dan di geladak kapal telah dipindahkan seperti disampaikan oleh polisi. Diperkirakan masih ada puluhan jenazah di dalamnya.

"Saya yakin hal yang paling sulit dalam proses pemindahan ini dimulai dari sekarang. Namun secara teknis ini akan lebih menantang," demikian disampaikan oleh penjaga pantai, Rocco Pilon, kepada kantor berita Reuters.

Pemerintah Italia telah menyebutkan akan mengamandemen UU Imigrasi-nya. Otoritas telah membantah tuduhan bahwa mereka lambat dalam melakukan penyelamatan.

Perancis telah mendesak digelarnya pertemuan Uni Eropa setelah Italia meminta bantuan untuk mengatasi masalah imigran.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X