Kompas.com - 07/10/2013, 21:51 WIB
EditorErvan Hardoko
PARIS, KOMPAS.com — Empat orang mantan anggota Gereja Advent Hari Ketujuh, Senin (7/10/2013), menjalani sidang di sebuah pengadilan di Paris, Perancis, terkait tuduhan melakukan penyaliban seorang perempuan berusia 19 tahun.

Para terdakwa, tiga pria dan seorang perempuan, dituduh mengikat seorang remaja perempuan Kamerun di kayu salib dan membiarkannya selama tujuh hari karena dianggap kerasukan setan.

Keempat terdakwa, salah seorangnya adalah kekasih korban, didakwa melakukan penculikan, penyiksaan, dan barbarisme.

Saat polisi menemukan perempuan itu di kompleks perumahan Grigny, di pinggiran kota Paris, dia dalam kondisi kurus, dehidrasi, menderita shock, dan mengalami pemukulan.

Kekasih korban, Eric Deron, dituduh menjadi pendorong terjadinya kekerasan, dan menurut jaksa, pria ini memiliki delusi sebagai seorang nabi yang tengah menjalankan tugas tuhan.

Menurut pernyataan terdakwa, ritual pengusiran setan itu dilakukan setelah korban melompat ke arah Deron sambil menggumamkan kata-kata yang tidak bisa dipahami.

"Serangan" itu dipahami keempat terdakwa sebagai tanda bahwa remaja perempuan itu telah dirasuki setan.

Keempat terdakwa yang berdarah Karibia itu menolak mengakui bahwa mereka telah melakukan kekerasan terhadap korban dan mengatakan korban sudah menyetujui proses pengusiran setan itu.

"Bagi mereka, perempuan itu memang dirasuki setan. Itulah sebabnya mereka tidak mencari dokter. Anda memanggil jika seseorang sakit, saat seseorang kerasukan maka yang dilakukan adalah mengusir setan," kata pengacara para terdakwa, Jacques Bourdais.

Korban bernama Antoinette itu berkenalan dengan para terdakwa pada 2008, lewat komunitas Gereja Advent Hari Ketujuh, sebuah gereja Protestan yang berbasis di AS.

Di seluruh dunia gereja ini memiliki jutaan pengikut, tetapi di Perancis jumlah umat gereja ini hanya 13.000 orang saja.

Gereja Advent mengatakan, keempat terdakwa sudah dikeluarkan dari keanggotaan gereja setahun sebelum serangan itu terjadi pada 2011, dan menekankan gereja itu tidak mengakui adanya ritual pengusiran setan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.