Ketua DPR AS Tak Tahu Kapan Penutupan Operasi Pemerintah AS Berakhir

Kompas.com - 07/10/2013, 09:57 WIB
Ketua DPR AS John Boehner hari Minggu (6/10) mengatakan persetujuan anggaran tergantung pada kesediaan Presiden Obama untuk berunding APKetua DPR AS John Boehner hari Minggu (6/10) mengatakan persetujuan anggaran tergantung pada kesediaan Presiden Obama untuk berunding
EditorEgidius Patnistik
Ketua DPR Amerika John Boehner mengatakan, ia tidak tahu kapan penutupan kegiatan pemerintah federal akan berakhir. Katanya hal itu tergantung pada apakah Presiden Obama mau berunding dengan kelompok Partai Republik dalam DPR.

Kata Boehner dalam wawancara televisi hari Minggu (6/10), faksi partai Republik ingin mengadakan perundingan tentang bagaimana memulihkan kegiatan pemerintah federal dan bagaimana pemerintah bisa membayar utang-utang luar negerinya.

Namun, Boehner juga mengatakan ia tidak akan mengadakan pemungutan suara tentang menaikkan pagu utang Amerika sampai pemerintah mau berunding tentang bagaimana mengurangi pengeluaran pemerintah.

Hari ini adalah hari keenam penutupan sebagian kegiatan pemerintah federal, dan pemerintah akan kehabisan dana untuk membayar berbagai tagihan sebelum tenggat waktu tanggal 17 Oktober, termasuk pembayaran bunga utang kepada China, Jepang dan sejumlah investor asing lainnya.

Kelompok partai Republik menegaskan hanya akan menyetujui rancangan anggaran untuk memulai lagi kegiatan pemerintah kalau Presiden Obama dan partai Demeokrat sepakat mengadakan perundingan terpisah tentang UU Jaminan Kesehatan yang dikenal dengan nama Obamacare.

Presiden Obama kemarin menyatakan ia berharap Kongres akan menaikkan pagu utang dari 16,7 trilyun dollar supaya pemerintah kembali bisa meminjam uang untuk membiayai berbagai kegiatan pemerintah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X