Kompas.com - 06/10/2013, 20:23 WIB
Perunding Iran Saeed Jalili (kanan) mewakili negaranya dalam perundingan program nuklir Iran dengan enam negara besar yaitu AS, Rusia, Perancis, Jerman, Inggris, dan China. Pembicaraan yang dihelat di Almaty, Kazakhstan itu berakhir tanpa kesepakatan apapun. ILYAS OMAROV / AFPPerunding Iran Saeed Jalili (kanan) mewakili negaranya dalam perundingan program nuklir Iran dengan enam negara besar yaitu AS, Rusia, Perancis, Jerman, Inggris, dan China. Pembicaraan yang dihelat di Almaty, Kazakhstan itu berakhir tanpa kesepakatan apapun.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Iran meringkus empat orang atas dugaan melakukan sabotase atas fasilitas nuklirnya. Informasi ini, tulis Fahr pada Minggu (6/10/2013), berasal dari Ketua Organisasi Energi Atom Iran (IAEO) Ali-Akbar Salehi.

Menurutnya, IAEO sudah mengenal keempat orang itu beberapa waktu silam. Tapi, gerak-gerik mencurigakan mereka makin kentara setelah IAEO mendapat banyak informasi dari intelijen. "Tapi, kami akhirnya menangkap mereka,"katanya menambahkan.

Kendati begitu, Salehi tidak memaparkan lebih komplet fasiltas nuklir yang menjadi target dugaan sabotase itu. Pertimbangan ini didasari pertimbangan keamanan negara. "Pada saatnya akan kami jelaskan pada waktu yang tepat,"kata Salehi.

Salehi mengingatkan ikhwal sabotase serangan virus Sutxnet beberapa waktu lalu. "Berangkat dari kejadian itu, kami pun melindungi rapat fasilitas nuklir,"katanya.

Sasaran

Catatan menunjukkan pada Juli 2012, ada laporan kalau lokasi pengayaan uranium Iran mendapat serangan dunia maya. Serangan itu mematikan kinerja komputer. Penyelidikan menunjukkan kalau virus penyerang itu berjenis AC/DC yang menghantam jaringan kerja komputer di fasilitas Natanz dan Fordow.

Pada Oktober 2010, Kementerian Intelijen Iran mengumumkan serangan virus Stuxnet. Serangan itu menginfeksi sistem komputer di seluruh fasilitas nuklir Iran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serangan Stuxnet saat itu merusak 30.000 alamat IP di Iran. Yang terkena serangan antara lain termasuk komputer-komputer pribadi para staf di fasilitas nuklir Bushehr.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.