Belanda Gugat Rusia soal Kapal Greenpeace

Kompas.com - 05/10/2013, 03:12 WIB
Para aktivis Greenpeace berada di tahanan di kota pelabuhan Murmansk setelah ditangkap. BBCPara aktivis Greenpeace berada di tahanan di kota pelabuhan Murmansk setelah ditangkap.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
AMSTERDAM, KOMPAS.com — Kementerian Luar Negeri Belanda akan mengajukan gugatan ke pengadilan internasional untuk bisa mendapatkan kembali kapal Arctic Sunrise. Kapal milik kelompok pencinta lingkungan Greenpeace ini disita Pemerintah Rusia, bulan lalu.

Kantor berita AP, Jumat (4/10/2013), mengungkapkan, kapal Arctic Sunrise disita Rusia setelah 30 awak kapal dan simpatisan Greenpeace menduduki sebuah anjungan minyak lepas pantai milik Pemerintah Rusia di Laut Arctic.  Aksi mereka ini menurut penyidik Rusia dinilai sebagai aksi perompakan atas properti milik Rusia.

Menteri Luar Negeri Belanda Frans Timmermans, Jumat, menegaskan dia akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Internasional menyangkut Hukum Laut. Pengadilan ini bermarkas di Hamburg, Jerman. Dia juga akan mengupayakan pembebasan 30 awak kapal Arctic Sunrise melalui jalur diplomatik.

Sementara di Rusia, para awak dan simpatisan Greenpeace tengah menghadapi tuduhan perompakan dan terancam hukuman penjara yang cukup lama di Rusia. Kapal penjaga Pantai Rusia menahan kapal Greenpeace ini setelah pada 18 September 2013 para awak kapal Greenpeace menduduki anjungan minyak  raksasa milik Rusia Gazprom, yang juga merupakan perusahaan pemerintah Rusia.

Para awak ini kini ditahan di kota pelabuhan Murmansk, Rusia utara. Kelompok pencinta lingkungan internasional Greenpeace bermarkas di Amsterdam, Belanda. Kelompok tersebut menolak tuduhan mereka telah melakukan kesalahan, dan menilai tuduhan perompak itu tak masuk akal.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X