Angin Topan Karen Bergerak Menuju Pesisir AS

Kompas.com - 04/10/2013, 12:29 WIB
Gelombang menghantam Winthrop Shore Drive ketika Badai Sandy mendekati wilayah pesisir Winthrop, Massachusetts, Senin (29/10/2012). Kedatangan badai super di wilayah Pantai Timur Amerika ini berdampak pada 50 juta warga AS. Badai Sandy diprediksi menyebabkan hujan berhari-hari, angin berkecepatan tinggi, dan kemungkinan hujan salju di wilayah itu. Darren McCollester/Getty Images/AFPGelombang menghantam Winthrop Shore Drive ketika Badai Sandy mendekati wilayah pesisir Winthrop, Massachusetts, Senin (29/10/2012). Kedatangan badai super di wilayah Pantai Timur Amerika ini berdampak pada 50 juta warga AS. Badai Sandy diprediksi menyebabkan hujan berhari-hari, angin berkecepatan tinggi, dan kemungkinan hujan salju di wilayah itu.
EditorErvan Hardoko
MIAMI, KOMPAS.com - Badai topan pertama yang mengancam pesisir Amerika Serkat tahun ini bergerak melintasi Teluk Meksiko, Kamis (3/10/2013).

Pusat Pemantauan Badai Nasional AS meramalkan topan Karen akan melewati instalasi minyal lepas pantai sebelum menghantam pesisir Lousiana dan Florida.

Mendengar ramalan ini, sejumlah perusahaan energi di sekitar Teluk Meksiko mulai menutup produksi dan mengevakuasi pekerja dari lokasi pengeboran minyak lepas pantai yang menghasilkan seperlima kebutuhan minyak AS dalam sehari.

Karen adalah topan Atlantik pertama yang mengancam daratan Amerika Serikat. Badai ini memiliki kecepatan hingga 105 kilometer per jam dan berpusat sekitar 545 kilometer sebelah selatan muara Sungai Mississippi.

Warga yang tinggal di pesisir sudah bisa merasakan tiupan Karen pada Jumat (4/10/2013) malam. Jika tetap pada jalurnya saat ini maka Karen kemungkinan akan melintasi pesisir pantai dekat perbatasan Mississippi-Alabama pada Sabtu (5/10/2013) malam.

Peringatan untuk menghadapi hantaman badai sudah dikeluarkan terutama untuk wilayah pesisir dari Grand Isle, Louisiana, New Orleans, hingga ke Destin, Florida. Dengan peringatan ini diharapkan warga bisa bersiap untuk mencari tempat aman paling lambat dalam 48 jam.

Penutupan operasional pemerintahan AS tidak mempengaruhi Pusat Pemantai Badai Nasional AS karena lembaga ini sangat penting untuk menjaga keselamatan warga dan properti.



Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X