Kompas.com - 04/10/2013, 12:02 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
EditorErvan Hardoko

SYDNEY, KOMPAS.com — Pihak Gereja Katolik Sydney mencoba membuat kesepakatan dengan Kepolisian Negara Bagian New South Wales (NSW) untuk menutupi informasi terkait kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak yang dilakukan seorang oknum pastor.

Menurut catatan polisi, setidaknya dua kali pihak Gereja berusaha membuat nota kesepahaman (MoU) dengan polisi mengenai tata cara menangani laporan pelecehan seksual dan fisik. Demikian hasil investigasi program televisi "Lateline", ABC.

Laporan investigasi ini didasarkan atas terungkapnya data polisi, setelah anggota parlemen dari Partai Hijau David Shoebridge mengajukan permintaan dokumen kepada pihak kepolisian NSW berdasarkan Undang-Undang Kebebasan Informasi.

Dalam salah satu rancangan kesepakatan itu, disebutkan bahwa pihak Gereja bisa menolak memberikan data-data stafnya kepada polisi. Meskipun polisi mengatakan nota kesepahaman itu tidak pernah ditandatangani, tetapi seorang staf senior Gereja menegaskan bahwa kesepakatan ini sudah dijalankan.

Kesepakatan pertama, yang belum ditandatangani, memuat klausul yang berbunyi, "Pengurus Gereja harus membuka laporan penyelidikan dan data terkait lainnya menyangkut Tertuduh hanya jika diperintahkan oleh pengadilan".

Menurut pengacara Geoffrey Watson SC, kesepakatan semacam itu bisa menempatkan polisi sebagai pelanggar Undang-Undang Kriminal. "Jika Anda mengetahui suatu tindakan kejahatan, Anda harus menyampaikannya kepada polisi," katanya.

Kepolisian NSW membantah dengan mengatakan MoU ini tidak pernah ditandatangani dan tidak pernah dijalankan. Namun, Michael Salmon, seorang pengurus senior Gereja Katolik NSW, mengatakan, kesepakatan itu sudah dijalankan dan pihak Gereja dan polisi sepakat atas draf MoU pertama tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami menerapkan isi kesepakatan ini. Yang kami tahu, polisi sudah menyetujuinya," katanya.

"Pihak Gereja terus bekerja sama dengan polisi, tetapi kerja sama ini dijalankan tanpa perlindungan sebagaimana yang dikatakan dalam MoU karena perlindungan semacam itu tidak valid mengingat Pasal 316 UU Kriminal," demikian pernyataan resmi NSW.

Menurut data polisi yang diperoleh melalui UU Kebebasan Informasi, terjadi komunikasi antara Gereja dan polisi terkait MoU.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X