Kompas.com - 03/10/2013, 20:49 WIB
Ilustrasi kabel listrik di tiang. Sebagai anak perusahaan PT PLN (Persero) , ICON  bisa memanfaatkan jaringan infrastruktur tiang listrik untuk penempatan kabel serat optik, kata Direktur Utama ICON  Muhammad Buldansyah saat perayaan hari ulang tahun ke-13 ICON  pada Kamis (3/10/2013). Josephus PrimusIlustrasi kabel listrik di tiang. Sebagai anak perusahaan PT PLN (Persero) , ICON bisa memanfaatkan jaringan infrastruktur tiang listrik untuk penempatan kabel serat optik, kata Direktur Utama ICON Muhammad Buldansyah saat perayaan hari ulang tahun ke-13 ICON pada Kamis (3/10/2013).
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com -  Sejak terbentuk pada 1989 di Canberra, Australia, APEC (Kerja Sama Ekonomi Asia  Pasifik) memang terbilang ampuh  mendongkrak perekonomian anggotanya.  Sekarang ada 21 anggota APEC.

Hingga kini, APEC menyetor 56,4 persen dari 58 triliun dollar AS produk domestik bruto (PDB) dunia. Tak cuma itu, rerata pertumbuhan ekonomi anggota APEC lebih tinggi ketimbang rerata dunia.

APEC sampai sekarang menyumbang 43,7 persen dari 38 triliun nilai perdagangan dunia. Maka, perhelatan APEC di Bali kali ini juga menjadi potensi sangat besar bagi

Indonesia untuk makin berperan dalam pertumbuhan ekonomi baik domestik maupun regional.

Berangkat dari kenyataan itu, PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) ikut ambil bagian dalam forum yang resmi terselenggara pada 5-7 Oktober tersebut. Direktur Utama ICON+ Muhammad Buldansyah mengatakan hal itu di Jakarta pada Kamis (3/10/2013) bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-13 anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) tersebut. "Bersama sebuah perusahaan operator seluler, kami menyiapkan layanan wi-fi dan hotspot di APEC,"katanya.

Forum APEC memang peluang besar bagi Indonesia untuk mencari mitra strategis regional. Apalagi, imbuh Buldansyah, perusahaannya selama masa 13 tahun memang mengoleksi banyak pengalaman di bidang kabel serat optik. Sampai kini, ICON+ memunyai jaringan kabel optik sepanjang 891.000 kilometer yang terbentang di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. Menurut Buldansyah pengembangan jaringan kabel optik itu, sampai kini, tak terbatas melayani perusahaan induk. Meski memang, kerja sama terbesar memang masih bersama dengan PLN.

Menurut Muhammad Buldansyah, sampai dengan akhir 2012, pihaknya sudah mampu mencatatkan penghasilan di posisi Rp 1 triliun. Hingga kini, ICON+ telah mengelola pelayanan terpadu pelanggan PLN di seluruh Indonesia melalui program yang disebut Contact Center PLN 123.   

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.