Kompas.com - 02/10/2013, 19:55 WIB
Pasukan Kenya melakukan manuver di salah satu sudut pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi yang diduduki kelompok militan Al-Shabab selama empat hari yang menyebabkan 62 orang tewas. CARL DE SOUZA / AFPPasukan Kenya melakukan manuver di salah satu sudut pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi yang diduduki kelompok militan Al-Shabab selama empat hari yang menyebabkan 62 orang tewas.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Kelompok teroris Al Shabab masih menculik 36 warga sipil di Republik Demokratik (RD) Kongo. Menurut warta AP pada Rabu (2/10/2013), para sandera kini berada di Beni, kawasan timur RD Kongo.
TONY KARUMBA / AFP Pasukan keamanan Kenya berlindung di balik tembok untuk menghindari tembakan dari kelompok militan yang menduduki pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi.

Catatan kepolisian RD Kongo menunjukkan kalau para sandera diculik sejak Minggu (29/9/2013). Al Shabab selama ini memerangi negara-negara Afrika yang ikut ambil bagian dalam apa yang mereka sebut sebagai kekisruhan di Somalia.

Sementara itu, pemimpin komunitas warga sipil di RD Kongo Thomas Mwiti mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kasus penculikan ini. "Al Shabab melancarkan kekerasan dan penculikan di Beni,"katanya.

Di RD Kongo, militer negeri itu bersama dengan Misi PBB untuk Stabilisasi RD Kongo memang terus melancarkan tekanan kepada kelompok pemberontak. Kelompok ini kebanyakan masuk dalam grup Al Shabab asal Somalia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X