Kompas.com - 02/10/2013, 14:24 WIB
Pengunjung pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi, berlarian ketika kelompok teroris menyerbu, Sabtu (21/9/2013). Pusat perbelanjaan ini memiliki luas 35.000 meter persegi sehingga sulit bagi aparat keamana Kenya untuk bergerak cepat. AP Photo/Jason StraziusoPengunjung pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi, berlarian ketika kelompok teroris menyerbu, Sabtu (21/9/2013). Pusat perbelanjaan ini memiliki luas 35.000 meter persegi sehingga sulit bagi aparat keamana Kenya untuk bergerak cepat.
EditorErvan Hardoko
MOGADISHU, KOMPAS.com - Kelompok militan Islam Somalia, Al-Shabab, Rabu (2/10/2013), mengancam akan kembali melakukan aksi teror di Kenya, setelah Nairobi menolak menarik mundur pasukannya dari Somalia.

"Kami akan menyerang warga Kenya, menjadikan kota-kota mereka sebagai kuburan, dan sungai darah akan mengalir di Nairobi," demikian pernyataan Al-Shabab.

"Keputusan pemerintah Kenya tetap mempertahankan pasukan invasinya di Somalia adalah indikasi mereka belum belajar dari serangan Westgate," tambah Al-Shabab.

Al-Shabab menambahkan, dengan tetap mempertahankan militernya di Somalia, pemerintah Kenya telah mengundang bahaya, pertumpahan darah, dan kehancuran.

Dua tahun lalu pasukan Kenya menginvasi Somalia selatan untuk menghancurkan basis-basis Al-Shabab. Pasukan Kenya kemudian bergabung dengan 17.000 pasukan Uni Afrika yang bertugas di negeri yang hancur oleh perang itu.

Sebelumnya pada Selasa (1/10/2013), Presiden Kenya Uhuru Kenyatta menegaskan pasukan Kenya dikirim ke Somalia untuk menegakkan hukum di negeri yang dibelit anarkisme itu.

Kenyatta menegaskan, pasukan Kenya tidak akan ditarik hingga pekerjaan mereka di Somalia tuntas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami tak akan terintimidasi. Kami akan tetap di Somalia hingga pemerintah Somalia bisa mengatur negerinya," ujar Kenyatta.

Al-Shabab yang terkait dengan Al-Qaeda mengklaim bertanggung jawab atas serangan di pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi yang menewaskan sedikitnya 67 orang dan 39 orang lainnya masih dinyatakan hilang.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X