Kompas.com - 01/10/2013, 20:52 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Rusuh sektarian muncul lagi di Myanmar. Insiden berdarah di kawasan Thandwe, barat Myanmar hingga berita ini diunggah pada Selasa (1/10/2013) malam, seturut warta Bangkok Post, menewaskan satu orang. Kejadian itu juga membuat rumah-rumah hangus terbakar.

Sementara, pada Rabu (2/10/2013), Presiden Myanmar Thein Sein melakukan kunjungan resmi dua hari ke Negara Bagian Rakhine. Kunjungan itu sendiri merupakan tahapan dalam rangka dialog antara warga Muslim dan Buddha di Myanmar.

Serangan terhadap warga Muslim oleh warga Buddha di Myanmar memang acap muncul sejak militer berhenti berkuasa pada 2011. Sementara, termutakhir, petugas keamanan memperketat pengawasan di daerah konflik.

Catatan kepolisian Thandwe yang menyelidikan kasus ini menunjukkan kerusuhan muncul lantaran alasan sepele. Ada adu mulut soal parkir antara dua orang warga di dekat rumah seorang warga Muslim pada minggu silam. Rupanya hal itu menjalar menjadi kerusuhan. Massa merusak rumah-rumah di kawasan berpenduduk Muslim, Kaman. Polisi juga mengatakan korban tewas insiden itu adalah seorang perempuan.  

Sejak Juni 2012, konflik sektarian sudah menewaskan 250 orang. Sebanyak 140.000 warga kehilangan tempat tinggal. "Mayoritas korban adalah warga Muslim Rakhine,"kata data kepolisian.

Pada Juni dan Oktober 2012, konflik di Rakhine menewaskan 200 orang. Warga Rakhine memeluk agama Islam. Pemerintah Myanmar menolak memberikan kewarganegaraan kepada mereka lantaran mereka dianggap imigran ilegal dari Bangladesh.

 

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Penampilan Moustache Brothers. Mereke berprofesi sebagai pelawak dan juga aktivis pro demokrasi di Myanmar.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.