FAO: Satu dari Delapan Orang di Dunia Kelaparan - Kompas.com

FAO: Satu dari Delapan Orang di Dunia Kelaparan

Kompas.com - 01/10/2013, 15:46 WIB
TONY KARUMBA / AFP Ribuan warga Somalia menjadi penghuni kamp pengungsi Daadab di Kenya menghindari kelaparan dan perang yang melanda negeri mereka. Menurut laporan terbaru FAO, satu dari delapan penduduk dunia menderita kelaparan kronis, sebagian besar berada di daerah konflik seperti Somalia.
MILAN, KOMPAS.com - Satu dari delapan orang di dunia mengalami kelaparan parah. Demikian laporan Badan Pangan Dunia (FAO), Selasa (1/10/20130), sekaligus memperingatkan para pemimpin dunia sebagian wilayah dunia akan gagal menurunkan angka kelaparan ini pada 2015.

Dalam laporan terakhirnya terkait ketahanan pangan, FAO memperkirakan 842 juta orang mengalami kelaparan kronis pada 2011-2013 atau sekitar 12 persen dari total penduduk dunia. Jumlah penderita kelaparan di seluruh dunia ini turun 17 persen dari 1990-1992.

Angka baru ini lebih rendah dari estimasi terakhir yaitu 868 juta orang pada 2010-2012 dan 1,02 miliar orang pada 2009. Meski menunjukkan tren menurun, namun upaya untuk mencapai target millenium development goal (MDG) yaitu menurunkan angka kelaparan hingga separuhnya pada 2015 akan sulit tercapai.

Penyebabnya adalah, banyak negara yang belum mencapai tujuan yang diadopsi para pemimpin dunia di PBB pada 2000.

"Negara-negara itu adalah yang mengalami konflik selama dua dekade terakhir memiliki peluang terbesar mengalami kemunduran dalam penurunan angka kelaparan," demikian laporan FAO.

"Negara-negara tak berpantai menghadapi tantangan besar untuk mengakses pasar dunia, sementara negara-negara dengan infrastruktur buruk dan institusi lemah menghadapi masalah tambahan," lanjut laporan tersebut.

Menurut kriteria FAO, Program Pangan Dunia (WFP) dan Dana Internasional untuk Pembangunan Pangan (IFAD), kelaparan adalah kondisi di saat masyarakat tidak memiliki cukup makanan untuk kehidupan yang sehat dan aktif.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErvan Hardoko
SumberReuters

Terkini Lainnya

Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

Regional
MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

Megapolitan
Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Regional
Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional

Close Ads X