Kompas.com - 01/10/2013, 15:33 WIB
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.com — Dunia akan tetap berputar meski Pemerintah Amerika Serikat menghentikan operasinya mulai Selasa (1/10/2013). Namun, beberapa fungsi pemerintahan yang menghubungkan AS dengan seluruh dunia akan terimbas, demikian juga dengan layanan-layanan domestik. Untuk dapat lebih memahami krisis ini dan dampak-dampak potensialnya, silakan simak tanya jawab berikut ini.

1. Bagaimana penghentian operasi memengaruhi hubungan AS-global?

Operasi-operasi Konsulat: Operasi-operasi konsulat AS di luar negeri akan tetap berlangsung selama mereka memiliki dana yang cukup untuk melaksanakannya, menurut Departemen Luar Negeri. Hal ini berarti bahwa Departemen Luar Negeri akan tetep memproses aplikasi visa orang asing dan paspor, serta memberikan layanan-layanan kepada warga-warga negara AS di luar negeri sepanjang memungkinkan.

Staf Konsulat: Departemen Luar Negeri akan memberlakukan cuti bagi staf lokal, termasuk warga asing, tergantung dari undang-undang perburuhan yang berlaku di tiap negara. Secara umum, staf lokal wajib tetap bekerja seperti diperintahkan atasan, diberi cuti bergaji, atau ditempatkan dalam status cuti tanpa gaji.

Diplomasi: Perjalanan dinas bagi pegawai Departemen Luar Negeri akan dibatasi untuk yang penting saja untuk mempertahankan hubungan luar negeri dan keamanan nasional, atau berkaitan dengan keadaan darurat yang melibatkan keselamatan nyawa atau perlindungan properti.

Green Card: Sebagian besar pegawai yang bekerja untuk Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS (USCIS) akan tetap bekerja, yang berarti bahwa aplikasi untuk green card atau kartu izin kerja dan tinggal akan tetap dikerjakan. USCIS didanai terutama dari dana-dana yang orang bayarkan untuk layanan dan manfaat imigrasi, yang berarti bahwa para pegawai tidak bergantung pada undang-undang anggaran yang disetujui Kongres.

Keamanan Nasional: Departemen Keamanan Nasional (Homeland Security Department) dalam Prosedur-prosedur Terkait Kekosongan Dana Federal menetapkan bahwa sekitar 86 persen dari lebih dari 200.000 pegawainya "esensial" bagi "keselamatan nyawa manusia dan perlindungan properti." Untuk itu, pekerjaan tetap berjalan seperti biasa untuk sebagian besar petugas di pantai, bea cukai dan perbatasan, bandar udara, agen rahasia, pemeriksaan penumpang dan kargo di pelabuhan-pelabuhan, serta penahanan penyelundup narkoba dan imigran yang tidak terdokumentasi. Sistem verifikasi elektronik tidak dianggap esensial sehingga status imigrasi pelamar kerja tidak dapet diakses secara elektronik.

Operasi Militer: Sebanyak 1,4 juta personel aktif militer tetap bertugas, meski mereka baru akan dibayar nanti. Sekitar 400.000 orang, setengah dari pegawai Departemen Pertahanan diminta tinggal di rumah tanpa gaji.

Pariwisata: Turis-turis asing mungkin akan kecewa karena taman-taman nasional akan tutup. Para pegawai di tempat-tempat ini dianggap "non-esensial".

2. Apa dampak ekonomi bagi AS dan dunia?

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.