Pemerintah AS Tutup Lagi Setelah 17 Tahun

Kompas.com - 01/10/2013, 12:28 WIB
Presiden AS Barack Obama menyampaikan pidato kenegaraan tahunannya di hadapan kongres AS, Selasa (12/2/2013) malam waktu setempat. Dalam pidatonya Obama menyampaikan berbagain hal mulai upaya perbaikan ekonomi higga penarikan tentara AS dari Afganistan. MARK WILSON / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPPresiden AS Barack Obama menyampaikan pidato kenegaraan tahunannya di hadapan kongres AS, Selasa (12/2/2013) malam waktu setempat. Dalam pidatonya Obama menyampaikan berbagain hal mulai upaya perbaikan ekonomi higga penarikan tentara AS dari Afganistan.
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.COM — Dengan kebuntuan yang terjadi di DPR dan Senat AS, Kantor Manajemen dan Anggaran AS atau Office of Management and Budget (OMB) resmi menutup operasi pemerintah federal pada Senin (30/9) tengah malam. OMB memerintahkan badan-badan federal AS untuk mempersiapkan penghentian pendanaan dan melaksanakan rencana kontingensi.

"Sayangnya, kami tidak mendapat sebuah indikasi yang jelas bahwa Kongres akan bertindak pada waktunya sehingga Presiden dapat menandatangani sebuah resolusi berkelanjutan sebelum memasuki hari baru besok, 1 Oktober 2013. Oleh karena itu, lembaga-lembaga (pemerintah) sekarang harus melaksanakan rencana penutupan karena tidak adanya persetujuan anggaran," tulis Direktur OMB Sylvia M Burwell dalam sebuah memorandum yang beredar pada pukul 23.45 malam waktu Amerika Timur atau Selasa siang WIB.

Pemerintah federal pernah ditutup dua kali tahun 1995-1996, ketika Bill Clinton menjadi Presiden dan Newt Gingrich menjadi Ketua DPR. Namun, tidak ada penutupan lagi sejak saat itu.

Burwell, sebagaimana Presiden Obama tegaskan berulang kali pada Senin, mendesak Kongres untuk meloloskan peraturan jangka pendek yang akan memperpanjang pendanaan untuk tahun fiskal yang tersisa dan "memulihkan operasi layanan publik yang penting dan program-program yang akan terpengaruh karena tidak adanya alokasi anggaran."

Dalam sebuah pidato yang disiarkan kepada personel militer AS pada Senin tengah malam, Obama mengatakan, "Sayangnya, Kongres belum memenuhi tanggung jawab mereka. Kongres gagal untuk meloloskan anggaran dan, sebagai hasilnya, banyak dari lembaga pemerintah kita sekarang harus tutup sampai Kongres mendanainya lagi."

Menurut Burwell, OMB akan memberikan panduan lebih lanjut bagi para karyawan federal. Banyak karyawan berencana untuk tetap pergi bekerja setengah hari pada Selasa guna mengumpulkan barang-barang mereka dan mengembalikan peralatan federal, seperti telepon atau komputer.

"Atas nama rakyat Amerika, kami sangat menghargai kerja sama Anda dan pekerjaan yang Anda lakukan dan lembaga Anda," tulis Burwell.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X