Kompas.com - 01/10/2013, 10:45 WIB
Menteri Luar Negeri AS John Kerry (kiri) dan Menlu Rusia Sergey Lavrov (kanan) di sela-sela konferensi pers di Jenewa, Swis, Sabtu (14/9/2013). Kedua pihak sepakat akan melucuti semua cadangan senjata kimia Suriah. AFP PHOTO/PHILIPPE DESMAZESMenteri Luar Negeri AS John Kerry (kiri) dan Menlu Rusia Sergey Lavrov (kanan) di sela-sela konferensi pers di Jenewa, Swis, Sabtu (14/9/2013). Kedua pihak sepakat akan melucuti semua cadangan senjata kimia Suriah.
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com - Sebuah tim perlucutan senjata dijadwalkan tiba di Damaskus, Selasa (1/10/2013), dalam misi pengancuran senjata kimia Suriah.

Tim ini datang sehari setelah para pakar PBB menyelesaikan investigasi terkait dugaan penggunaan senjata kimia dalam perang saudara Suriah.

Tim yang terdiri dari 20 orang pengawas dari Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) yang bermarkas di Den Haag, Belanda bertugas untuk menjalankan resolusi PBB yang memerintahkan penghancuran senjata kimia Suriah.

Operasi untuk menyingkirkan semua persenjataan kimia Suriah yang dijadwalkan selesai pada pertengahan 2014 merupakan sebuah operasi terbesar dan paling berbahaya.

Persediaan senjata kimia Suriah diyakini terdiri atas lebih dari 1.000 ton sarin, gas mustar, dan bahan-bahan kimia terlarang lainnya yang disimpan di 45 lokasi di seluruh penjuru Suriah.

Tim OPCW ini sudah sampai di Beirut, Lebanon pada Senin (30/9/2013) sebelum menyeberang ke Suriah lewat jalan darat. Penerbangan ke Damaskus tidak dilakukan karena jalan utama yang menghubungkan Damaskus dan bandara merupakan lokasi pertempuran.

Awal bulan ini, tim penyelidik mengirimkan hasil penyelidikan sementara yang memastikan penggunaan gas sarin dalam serangan kimia pada 21 Agustus 2013 di pinggiran kota Damaskus.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.