Kompas.com - 30/09/2013, 14:17 WIB
EditorErvan Hardoko
TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran, Senin (30/9/2013), mencoba untuk menenangkan kelompok garis keras terkait kondisi yang oleh banyak kalangan dianggap mengarah ke perbaikan hubungan diplomatik kedua negara.

Kepada para tokoh garis keras, pemerintah Iran mengatakan butuh lebih dari sebuah pembicaraan telepon untuk memperbaiki hubungan kedua negara.

Pernyataan yang disampaikan deputi menteri luar negeri Iran Abbas Araghchi nampaknya ditujukan untuk mempersatukan semua faksi, termasuk Garda Revolusi yang nampak "gerah" dengan langkah cepat yang dilakukan Presiden Hassan Rohani.

"Sejarah hubungan tegang antara Teheran dan Washington tidak akan begitu saja diselesaikan dengan sebuah pembicaraan telepon, pertemuan atau negosiasi," ujar Aragchi seperti dikutip kantor berita FARS.

Aragchi juga mengulangi pernyataan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang mengatakan tak lagi menolak pembicaraan langsung dengan Washinhton namun tidak terlalu optimistis dengan hasilnya.

Khamenei nampaknya memberikan wewenang kepada Rohani untuk melakukan perundingan masalah nuklir dengan negara Barat, yang dijadwalkan digelar di Geneva, Swiss dalam dua pekan ini.

"Kami tidak pernah memercayai Amerika 100 persen. Di masa depan, kami tetap menempuh jalan yang sama. Kami tidak pernah 100 persen memercayai mereka," tambah Araghchi.

Hubungan diplomatik AS dan Iran putus sejak Revolusi Islam Iran pada 1979, saat mahasiswa Iran pro-revolusi menyerbu kedutaan besar AS di Teheran dan menyandera 52 staf kedubes selama 444 hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.