Dihantam Topan, 74 Nelayan China Hilang

Kompas.com - 30/09/2013, 13:42 WIB
Ilustrari tenggelam. ShutterstockIlustrari tenggelam.
EditorErvan Hardoko
BEIJING, KOMPAS.com - Sebanyak 74 orang hilang setelah tiga buah kapal nelayan China tenggelam dihantam topan di Laut China Selatan. Demikian media pemerintah China mengabarkan, Senin (30/9/2013).

Ketiga kapal itu terjebak dalam gelombang yang tinggi akibat terjangan topan Wutip, yang mengarah ke bagian tengah Vietnam.

Ketiga kapal yang mengangkut 88 orang nelayan, tenggelam saat mencoba menghindari badai yang terjadi di dekat Kepulauan Paracel, sekitar 330 kilometer sebelah selatan pesisir China.

Hingga Senin tengah hari, tim penyelamat berhasil menemukan 14 korban selamat. Sebuah upaya penyelamatan besar-besaran diluncurkan untuk menemukan nelayan yang lain.

Pemerintah China mengirimkan 10 kapal, termasuk tiga kapal perang dan enam pesawat udara untuk mencari korban.

"Presiden Xi Jinping memerintahkan upaya penyelamatan besar-besaran, meminta pemerintah lokal untuk melakukan yang terbaik untuk menemukan korban hilang dan meminimalkan korban jiwa," demikian kabar dari Xinhua.

Sementara itu, otorita maritim China pada Minggu (29/9/2013), meningkatkan peringatan bahaya sapuan topan ke level oranye, yaitu level kedua dari empat level bahaya topan.

Angin topan ini kemungkinan besar akan menghantam provinsi Guangdong, Hainan, dan Guangxi. Demikian Xinhua mengutip Pusat Prakiraan Cuaca Kelautan Nasional.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X