Kompas.com - 25/09/2013, 13:26 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel THIERRY CHARLIER / AFPKanselir Jerman Angela Merkel
EditorEgidius Patnistik

Keberadaan seminari teologi membuat Merkel terbiasa mendengar diskusi tentang politik dan gerutuan Jerman Timur soal rezim komunisme. Ini selalu terbayang dan tampak memengaruhi dirinya.

Sebagaimana warga di negara komunis, anak-anak bermimpi berjalan ke luar negeri dan meraih medali emas Olimpiade karena merupakan reputasi yang mengharumkan komunisme. Merkel pernah mencoba belajar loncat indah, tetapi gamang saat berada di ketinggian. Perlu 45 menit baginya untuk melakukan lompatan. ”Saya takut ketinggian,” kata Merkel, seperti dikutip situs Business Week.

Impian sebagai atlet tak terwujud, tetapi politik tak bisa dia abaikan walau profesinya adalah doktor fisika. Pada usia 14 tahun diam-diam dia mendengar pemilihan umum di Jerman Barat.

Pada usia menjelang dua puluhan, Merkel memperlihatkan sikap mandiri. Ayahnya mengajarinya kejernihan berpikir dan sikap matang sebelum bertindak.

Rekannya sesama mahasiswa yang ditemui pertama kali tahun 1974, Ulrich Merkel, menjadi suaminya tiga tahun kemudian. Mereka tak punya anak. Tak lama kemudian mereka bercerai. Namun, Ulrich melukiskan perasaannya di sebuah majalah pada tahun 2005. Dia mengatakan, Merkel ramah, terbuka, dan bersahaja. Energi Merkel luar biasa dan ia ambisius.

Pada 1982 mereka bercerai, tetapi ia tetap memakai nama Merkel pada kartu namanya.

Suami keduanya, Joachim Sauer, seorang ahli kimia, menyatakan hal serupa. Masakan Merkel enak walau ia sendiri merasa tak demikian. Pasangan ini punya dua anak dari perkawinan Sauer yang pertama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terbuka

Kesempatan Merkel masuk dunia politik terbuka setelah Tembok Berlin jatuh. Merkel adalah orang yang hati-hati. Dia tetap tenang dan melanjutkan profesi sebagai ahli kimia di Jerman Timur. Setelah keadaan benar-benar tenang dan iklim politik benar-benar terbuka, dia langsung terjun ke politik praktis.

Reunifikasi Jerman di bawah Helmut Kohl membuka kesempatan bagi politisi Jerman Timur. Merkel kemudian menjadi anggota Uni Kristen Demokrat (CDU) dan Kohl menjadi mentor politiknya. Di jajaran CDU, dia dikenal tekun dan berbakat sebagai pemimpin.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.