Kompas.com - 24/09/2013, 22:30 WIB
Peta lokasi gempa Pakistan. Sky NewsPeta lokasi gempa Pakistan.
EditorErvan Hardoko
QUETTA, KOMPAS.com — Gempa besar yang berpusat di pedalaman barat daya Pakistan, Selasa (24/9/2013), mengakibatkan sedikitnya 33 orang tewas, menghancurkan puluhan rumah, dan membuat ribuan orang di kawasan tersebut berlarian ke jalanan dalam keadaan panik.

Guncangan gempa berkekuatan 7,7 dalam skala Richter—sebelumnya disebut 7,8 SR—berpusat di distrik Awaran, Provinsi Balukistan, itu bisa dirasakan hingga ke New Delhi dan Dubai.

"Gempa ini juga membuat sedikitnya 24 orang terluka," kata Brigadir Kamran Zia dari Badan Pengelolaan Bencana Nasional Pakistan.

Sejumlah pejabat mengatakan, gempa terjadi pada pukul 16.29 waktu setempat dan menghancurkan puluhan rumah di distrik Awaran, sekitar 350 kilometer sebelah barat daya ibu kota Balukistan, Quetta.

Kawasan pusat gempa ini merupakan daerah yang berpenduduk jarang dan kebanyakan bangunannya dibangun menggunakan lumpur.

"Sebagian besar rumah ambruk dan kami khawatir jumlah korban tewas akan bertambah," kata Rafiq Lassi, Kepala Kepolisian Distrik Awaran.

Pemerintah Provinsi Balukistan mengumumkan situasi darurat di Awaran dan militer Pakistan sudah memobilisasi 200 personelnya untuk dikirim ke daerah bencana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tak banyak dokter di daerah itu, tetapi kami berusaha menyediakan fasilitas terbaik di lokasi bencana," kata Jan Muhammad Baledi, juru bicara pemerintah Provinsi Balukistan.

Selain kerusakan bangunan, guncangan gempa juga membuat jaringan telepon putus dan mengganggu jalur komunikasi di kawasan berpenduduk 300.000 orang itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.