Kompas.com - 24/09/2013, 17:20 WIB
Pasukan militer Kenya akhirnya dikerahkan ke mal Westlane untuk mengatasi serangan sekelompok orang bersenjata yang sudah menewaskan 39 orang dan melukai 150 orang lainnya. TONY KARUMBA / AFPPasukan militer Kenya akhirnya dikerahkan ke mal Westlane untuk mengatasi serangan sekelompok orang bersenjata yang sudah menewaskan 39 orang dan melukai 150 orang lainnya.
EditorErvan Hardoko
NAIROBI, KOMPAS.com - Pasukan khusus Kenya, Selasa (24/9/2013), menyatakan tengah menjinakkan sejumlah bahan peledak yang dipasang kelompok militan di beberapa lokasi di dalam mal Westgate, Nairobi.

"Kami sedang membersihkan bahan peledak yang dipasang para teroris di dalam mal," kata kepolisian Kenya melalui akun Twitternya.

Sementara itu, para anggota kelompok militan Al-Shabab mengatakan mereka masih menahan sejumlah sandera dalam penyerangan mal Westgate, Nairobi yang sudah memasuki hari keempat ini.

"Para sandera yang ditahan para mujahidin di dalam mal Westgate masih hidup. Terlihat tidak nyaman, namun setidaknya mereka masih hidup," demikian pernyataan Al-Shabab melalui akun Twitternya.

Pernyataan Al-Shabab ini berbeda dengan pernyataan pemerintah Kenya yang yakin seluruh sandera sudah dibebaskan.

Sementatra itu, pasukan khusus Kenya,  masih menghadapi "satu atau dua" anggota militan yang bersembunyi di dalam pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi, Kenya.

Pernyataan ini diperoleh dari seorang anggota pasukan keamanan yang ikut terlibat dalam operasi pembersihan di pusat perbelanjaan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sumber itu mengatakan, para penyerang kini terisolasi di dalam atau di sekitar sebuah kasino yang terletak di lantai paling atas kompleks perbelanjaan itu.

Sejumlah saksi mata mengatakan, masih mendengar suara tembakan secara sporadis dari dalam gedung mal pada dini hari tadi.

Baku tembak terbaru terjadi hanya beberapa jam setelah pasukan Kenya mengumumkan mereka sudah menguasai mal besar itu setelah empat hari diduduki para militan.

Kelompok militan Somalia, Al-Shabab, mengaku bertanggung jawab atas serangan maut yang terjadi sejak Sabtu tengah hari saat puluhan penyerang menyerbu mal sambil melemparkan granat dan menembaki pengunjung.

AKibat serangan itu, sedikitnya 62 orang dipastikan tewas dan hampir 200 orang mengalami luka.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.