Kompas.com - 24/09/2013, 15:54 WIB
EditorErvan Hardoko

MELBOURNE, KOMPAS.com — Jika sebelumnya ada anggapan berangkat haji adalah untuk mereka yang berusia tua, di Australia justru sebaliknya.

Kini, banyak warga Muslim Australia yang memilih pergi haji di saat muda, dengan harapan lebih meningkatkan keimanan.

Salah satunya adalah Elias Atta. Di usianya yang baru 26 tahun, ia sudah mendapat kesempatan untuk berangkat haji.

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pengacara ini mengaku memutuskan berangkat haji begitu saja.

Ia merasa haji adalah salah satu momentum untuk memusatkan kembali apa yang menjadi prioritasnya.

"Haji adalah perjalanan sekali seumur hidup. Saya tak pernah tahu kapan bisa mendapat kesempatan ini lagi," ujar Elias.

Meningkatkan iman

Syeikh Yahya Safi dari Dewan Imam Nasional Australia mengatakan, semakin banyak pemuda Muslim yang kembali pada penengakan keimanannya.

"Sekarang kita bisa melihat mereka yang berusia muda berangkat haji, sebelumnya kebanyakan mereka yang sudah tua," ujar Yahya.

"Haji mengajarkan kesabaran, memperkuat keimanan, dan praktiknya mengingatkan kita pada pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad."

Pasangan Nazih Naboulsi dan Ayat El Saedy juga akan berangkat tahun ini untuk pertama kalinya.

"Tentunya ini bukanlah perjalanan yang mudah," ujar Ayat, yang masih berusia 24 tahun.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.