Kompas.com - 24/09/2013, 09:38 WIB
Umat Kristen Pakistan berunjuk rasa di Karachi, Senin (23/9/2013), setelah aksi bom bunuh diri ganda di sebuah gereja menewaskan sekitar 80 orang. RIZWAN TABASSUM / AFPUmat Kristen Pakistan berunjuk rasa di Karachi, Senin (23/9/2013), setelah aksi bom bunuh diri ganda di sebuah gereja menewaskan sekitar 80 orang.
EditorEgidius Patnistik
PESHAWAR, KOMPAS.COM - Umat Kristen Pakistan marah setelah serangan dua pengebom bunuh diri di sebuah gereja tua dan bersejarah. Mereka menggelar unjuk rasa di seluruh Pakistan, Senin (23/9). Mereka menuntut jaminan keamanan yang lebih baik atas minoritas yang belakangan menjadi target kelompok garis keras.

Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif mengutuk serangan itu. Dia mengatakan, ”Para teroris tidak memiliki agama. Menargetkan orang yang tidak bersalah adalah tindakan yang bertentangan dengan Islam dan agama mana pun. Terorisme mencerminkan kebrutalan dan pola pikir tidak manusiawi para teroris.”

Sekitar 600 orang memblokade jalan raya di Islamabad. Aksi protes juga terjadi di kota lain, seperti Lahore, Karachi, Peshawar, dan Faisalabad. Mereka mendesak pemerintah lebih tegas mengatasi masalah tersebut.

Aksi protes itu terkait dengan serangan di All Saints Church di Peshawar, Minggu. Menteri Dalam Negeri Chaudhry Nisar Ali Khan mengatakan, 81 orang tewas akibat peristiwa tersebut.

Serangan itu adalah yang paling mematikan dari segala serangan terhadap minoritas. Hal itu sekaligus memunculkan gugatan baru tentang efektivitas proses perdamaian dengan milisi yang dirintis Islamabad. Upaya damai itu bertujuan mengakhiri pemberontakan yang berlangsung dalam satu dekade terakhir. ”Insiden ini adalah yang paling mematikan terhadap umat Kristen di negara kita,” kata Uskup Lahore Irfan Jamil.

Ratusan orang menangis, histeris, dan berpelukan satu sama lain setelah ledakan mematikan itu. Mereka saling menghibur setelah mengetahui ada anggota keluarga yang menjadi korban. Darah berceceran dan menciprati dinding serta lantai gereja.

Salah seorang petinggi Pakistan, Sahibzada Anees, mengatakan, serangan ke gereja juga melukai 141 orang. Dua ledakan oleh dua pelaku bom bunuh diri terjadi saat jemaat hendak meninggalkan gereja seusai makan gratis di halaman depan gereja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Ledakan itu bagaikan neraka bagi kami semua,” kata Nazir John yang berada di gereja saat kejadian. Gereja terletak di Distrik Kohati Gate. John, yang berada di gereja bersama lebih dari 400 jemaat, mengatakan, asap dan debu mengepul dari gereja.

Kelompok Jundullah

Kelompok Jundullah, salah satu sayap Taliban, mengklaim bertanggung jawab atas insiden itu. Mereka akan terus menarget minoritas hingga Amerika Serikat menghentikan serangan dengan pesawat tak berawak ke wilayah Taliban.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X