Kompas.com - 24/09/2013, 01:01 WIB
Seorang warga kulit putih Jerman bercengkerama dengan Karamba Diaby (51), dalam Festival Lintas Kultural, Senin (23/9/2013). Diaby adalah lelaki keturunan Senegal yang menjadi salah satu di antara rombongan pertama warga kulit hitam Jerman yang terpilih menjadi anggota parlemen sebagai hasil Pemilu Jerman yang digelar Minggu (22/9/2013). RONNY HARTMANN / AFPSeorang warga kulit putih Jerman bercengkerama dengan Karamba Diaby (51), dalam Festival Lintas Kultural, Senin (23/9/2013). Diaby adalah lelaki keturunan Senegal yang menjadi salah satu di antara rombongan pertama warga kulit hitam Jerman yang terpilih menjadi anggota parlemen sebagai hasil Pemilu Jerman yang digelar Minggu (22/9/2013).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BERLIN, KOMPAS.com — Ahli kimia kelahiran Senegal, Afrika, Karamba Diaby (51), menjadi satu di antara "rombongan" orang kulit hitam pertama di parlemen Jerman. Pemilu Jerman, Minggu (22/9/2013), juga mengantarkan Cemile Giosouf (35) menjadi perempuan Muslim pertama yang menjadi anggota legislatif negara itu. Kedua hasil tersebut membuka sejarah baru dalam politik Jerman.

Dikutip dari AFP, Senin (23/9/2013), meski seperlima dari 80 juta penduduk Jerman adalah imigran atau keturunan imigran, hanya sedikit dari mereka yang menjadi anggota legislatif federal Jerman. Sampai Diaby terpilih sebagai hasil pemilu ini, tak ada satu pun perwakilan kulit hitam di parlemen dari populasi 500.000 keturunan Afrika yang diyakini ada di sana.

"Terpilihnya saya masuk parlemen Jerman merupakan sebuah kejadian penting bersejarah," ujar Diaby. Pria ini pindah ke kota Halle, Jerman, pada1986 setelah menerima beasiswa untuk belajar di Jerman Timur yang saat itu masih dikuasai komunis. Jerman timur dan Jerman Barat bersatu menjadi Jerman pada 1990.

Diaby menjadi warga negara Jerman pada 2001. Diaby mengaku prioritasnya menjadi anggota parlemen adalah untuk mendorong persamaan kesempatan dalam pendidikan. "Setiap anak yang lahir di Jerman akan punya peluang yang sama untuk bersekolah tanpa harus melihat latar belakang sosial mereka atau pendapatan orangtua mereka," ujar Diaby.

Belasan generasi pertama atau kedua dari masyarakat imigran terpilih di antara 630 anggota Majelis Rendah Jerman dalam pemilu hari Minggu. Sebagian besar dari mereka berasal dari Partai Demokratik Sosial di mana Diaby berada. Sementara yang lainnya datang dari Partai Hijau dan Partai Kiri. Blok Konservatif pimpinan Kanselir Merkel memenangkan 41,5 persen suara.

Kemenangan Partai Konservatif yang mengusung Merkel juga menempatkan seorang perempuan Muslim berdarah Turki sebagai anggota parlemen lokal. Dia menjadi anggota parlemen Kota Hagen di wilayah barat Jerman. Giosouf ini adalah perempuan yang lahir di Jerman dari keluarga keturunan Turki.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.