Kompas.com - 23/09/2013, 20:55 WIB
Foto yang diambil pada 15 April 2012 ini menunjukkan misil Musudan yang dipamerkan dalam parade militer memperingati ulang tahun Kim Il Sung ke-100 di Pyongyang, Korea Utara. Musudan adalah misil jarak menengah yang kabarnya sudah dipindahkan ke pesisir timur Korea Utara. Jika ditembakkan misil ini mampu mencapai daratan Jepang dan Korea Selatan. ED Jones / AFPFoto yang diambil pada 15 April 2012 ini menunjukkan misil Musudan yang dipamerkan dalam parade militer memperingati ulang tahun Kim Il Sung ke-100 di Pyongyang, Korea Utara. Musudan adalah misil jarak menengah yang kabarnya sudah dipindahkan ke pesisir timur Korea Utara. Jika ditembakkan misil ini mampu mencapai daratan Jepang dan Korea Selatan.
EditorErvan Hardoko
BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China merilis daftar teknologi dan komoditas barang yang tak boleh diekspor ke Korea Utara karena bisa digunakan untuk mengembangkan senjata nuklir, kimia, dan biologi. Demikian penjelasan Kementerian Perdagangan China, Senin (23/9/2013).

China dan sejumlah anggota PBB di masa lalu menolak untuk membeberkan daftar komoditas yang tak bisa diekspor ke Korea Utara.

Keengganan ini membuat tugas tim pengawas PBB kesulitan menjalankan tugasnya untuk mengetahui apakah Beijing benar-benar ikut menjalankan sanksi terhadap Korea Utara.

"Ini berarti China masih sejalan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB," kata Zhang Liangui, pakar Korea Utara dari Pusat Pendidikan Partai Komunis China.

"Sejujurnya sejak Korea Utara menggelar uji coba nuklir ketiganya pada Februari lalu, China sudah menyesuaikan kebijakan terkait Korea Utara, termasuk melarang ekspor benda-benda berbahaya," tambah Liangui.

Daftar komoditas yang tak boleh diekspor ke China itu dicantumkan dalam sebuah laporan setebal 236 halaman.

Dalam daftar itu, China menyebut sederet produk yang disebut sebagai "teknologi penggunaan ganda" yang berarti produk itu bisa digunakan untuk keperluan sipil atau militer.

"Produk-produk 'teknologi ganda' dalam daftar ini tak bisa diekspor ke Korea Utara karena bisa digunakan untuk mengembangkan senjata pemusnah massal," demikian pernyataan resmi Kementerian Perdagangan China.

China dalah satu-satunya sekutu utama Korea Utara, namun negeri itu mengkritik uji coba nuklir Korea Utara pada Februari lalu.

China juga merasa frustrasi dengan berbagai ancaman Korea Utara terhadap pihak Selatan dan Amerika Serikat setelah negeri itu dijerat sanksi baru DK PBB.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X