Kompas.com - 23/09/2013, 20:24 WIB
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com - Sebuah pengadilan di Kairo, Mesir, Senin (23/9/2013), memutuskan untuk melarang semua kegiatan Ikhwanul Muslimin dan memerintahkan pembekuan aset organisasi itu.

Kantor berita MENA mengabarkan, pengadilan juga melarang kegiatan semua organisasi yang berasal atau berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin.

Keputusan ini kemungkinan besar juga berarti larangan kegiatan untuk Partai Kemerdekaan dan Keadilan yang adalah sayap politik Ikhwanul Muslimin.

Seorang sumber di pengadilan mengatakan pengadilan juga memutuskan pemerintah harus membentuk sebuah komite unruk melakukan pembekuan aset-aset milik Ikhwanul Muslimin.

Namun, Ikhwanul Muslimin masih bisa mengajukan banding ke jenjang pengadilan yang lebih tinggi terkait keputusan pengadilan Kairo ini.

Dibentuk pada 1928, Ikhwanul Muslimin sempat mengalami pembekuan selama puluhan tahun hingga tergulingnya Hosni Mubarak pada 2011.

Pasac-kejatuhan Mubarak, Ikhwanul Muslimin memenangkan pemilu, menguasai parlemen, bahkan memenangkan pemilihan presiden.

Namun, pemerintahan Ikhwanul Muslimin hanya bertahan satu tahun. Menyusul unjuk rasa besar-besaran kelompok anti-Mursi, militer kemudian menggulingkan Mursi pada 3 Juli 2013 dan membentuk pemerintahan baru.

Pemerintahan baru dukungan militer itu kemudian menuding Ikhwanul Muslimin memicu aksi terorisme, yang berbuntut penahanan lebih dari 2.000 aktivis Ikhwanul termasuk para pentingginya.

Selama tiga tahun terakhir, Ikhwanul Muslimin dan sayap politiknya Partai Kebebasan dan Keadilan menempati sebuah gedung bertingkat di Kairo sebagai markas besarnya serta membuka cabang di seluruh Mesir.

Semua gedung ini nampaknya akan menjadi sebagian aset Ikhwanul Muslimin yang akan disita pemerintah Mesir berdasarkan perintah pengadilan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.