"Duet" Manuel dan Ingrid Bikin Meksiko "Obrak-abrik" Anggaran

Kompas.com - 23/09/2013, 17:41 WIB
Warga dievakuasi dengan tali menyeberang tanah yang longsor di Petaquillas, Meksiko. BBCWarga dievakuasi dengan tali menyeberang tanah yang longsor di Petaquillas, Meksiko.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Empasan "duet" topan Manuel dan Ingrid pekan lalu terasa hingga ke urusan keuangan Pemerintah Meksiko. Makanya, Presiden Pena Nieto sudah mengatakan kalau pemerintahannya bakal "mengobrak-abrik" bahkan menyusun ulang budget atawa anggaran negara untuk tahun depan. "Mutlak kami harus membenahi ulang anggaran 2014," tekan Nieto sebagaimana warta AP pada Senin (23/9/2013).

Anggaran 2014 memang sudah kelar penyusunannya jauh sebelum "duet" maut topan itu meluluhlantakkan Meksiko. Dalam lajur keuangan anggaran itu, Negeri Sombrero cuma mematok dana 12 juta peso atau setara Rp 10,54 miliar untuk dana kesiapsiagaan rekonstruksi saat Meksiko menghadapi bencana alam. "Kami mesti mencari dana tambahan untuk rekonstruksi infrastruktur pascabadai, khususnya untuk pembangunan jalan raya," terang Menteri Keuangan Luis Videgaray.


Tewas

Data termutakhir Pemerintah Meksiko menunjukkan sudah 110 warga tewas dalam badai Manuel dan Ingrid. Korban terbanyak adalah penduduk wilayah barat daya Meksiko seperti Negara Bagian Guerrero, terang Menteri Dalam Negeri Meksiko Miguel Angel Osorio Chong.


Sementara itu, Presiden Nieto mengingatkan kalau jumlah korban tewas bisa meningkat. "Soalnya, 68 korban hilang saat tanah longsor di La Pintada belum ditemukan," kata Nieto.

Sementara itu, Meksiko dalam minggu ini memang masih berhadapan dengan potensi hujan deras susulan. "Terjangan dua topan ini terbilang terbesar sejak beberapa dekade," imbuh Nieto.

RONALDO SCHEMIDT / AFP Para wisatawan terpaksa berjalan di landas pacu bandara Acapulco, Meksiko untuk menanti penerbangan yang akan membawa mereka keluar dari kota wisata tersebut. Setidaknya 40.000 wisatawan terjebak di Acapulco setelah jalur transportasi terputus pasca-hantaman topan Ingrid dan Manuel.

Data Pemerintah Meksiko menunjukkan ada 1,2 juta warga yang terlanda dampak kedua topan itu. Mereka berada di 24 dari 32 negara bagian di Meksiko. Lalu, masih ada 58.000 warga hidup di pengungsian.

Terakhir, Manuel dan Ingrid meluluhlantakkan Meksiko dalam 24 jam pada 1958. Secara bersamaan, kedua badai yang masing-masing datang dari Samudra Pasifik dan Atlantik ini membawa hujan deras dan angin puyuh berkepanjangan. Akibatnya, banjir dan tanah longsor tak terelakkan.

Hingga berita ini diunggah, Pemerintah Meksiko masih menghitung angka kerugian dampak kedua badai tersebut.  

wikipedia Foto ilustrasi Teluk Meksiko


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Suara Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Suara Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Pasien Virus Corona yang Sudah Sembuh | Kampanye Bernie Sanders Diganggu Wanita Telanjang Dada

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Pasien Virus Corona yang Sudah Sembuh | Kampanye Bernie Sanders Diganggu Wanita Telanjang Dada

Internasional
Di Nevada, Wanita Bertelanjang Dada Ganggu Kampanye Bernie Sanders

Di Nevada, Wanita Bertelanjang Dada Ganggu Kampanye Bernie Sanders

Internasional
Hilang di AS, Cincin Wanita Ini Ditemukan di Finlandia 47 Tahun Kemudian

Hilang di AS, Cincin Wanita Ini Ditemukan di Finlandia 47 Tahun Kemudian

Internasional
Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Internasional
Geng Kriminal Curi Tisu Toilet di Tengah Wabah Virus Corona

Geng Kriminal Curi Tisu Toilet di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X