Kompas.com - 23/09/2013, 14:16 WIB
Pengunjung pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi, berlarian ketika kelompok teroris menyerbu, Sabtu (21/9/2013). Pusat perbelanjaan ini memiliki luas 35.000 meter persegi sehingga sulit bagi aparat keamana Kenya untuk bergerak cepat. AP Photo/Jason StraziusoPengunjung pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi, berlarian ketika kelompok teroris menyerbu, Sabtu (21/9/2013). Pusat perbelanjaan ini memiliki luas 35.000 meter persegi sehingga sulit bagi aparat keamana Kenya untuk bergerak cepat.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Dalam pernyataan teranyarnya, militer Kenya (KDF) mengatakan sudah membebaskan para sandera di Mal Nairobi. "Kami sudah menguasai seluruh bangunan mal,"kata Juru Bicara KDF Cyrus Oguna.

Menurut warta AP pada Senin (23/9/2013), masih terdengar tembakan di luar mal yang menjadi favorit para ekspatriat tersebut. Bunyi tembakan ada di kawasan Pusat Kebudayaan dan Religi Visa Oshwal. Kawasan itu adalah lokasi terdekat dengan mal tempat Palang Merah Kenya (KRCS), tentara, relawan, dan wartawan berbasis.

Sementara itu, polisi masih terus memburu kelompok bersenjata yang diduga menembaki staf KRCS dan aparat polisi. Hingga berita ini diunggah kondisi termutakhir ini setelah 30 jam silam sekelompok orang bertopeng dan masker bersenjata lengkap menyerbu ke dalam mal bernama Westgate itu. "Mereka menembak ke segala arah,"kata saksi mata.

Aksi pada Sabtu pagi itu adalah yang paling berdarah sejak 1998. Pada aksi ini kelompok militan Somalia mengaku bertanggung jawab. Menurut mereka, aksi tersebut merupakan balasan lantaran Kenya ikut mengintervensi Somalia demi membasmi kelompok teroris Al-Shabaab. "Silakan meninggalkan Somalia atau Kenya bakal hidup dalam serangan tetap seperti ini,"begitu pesan audio kelompok tersebut.

Hingga kemarin, data KRCS menunjukkan jumlah korban tewas ada 68 orang. Äda 175 orang lainnya terluka,"demikian KRCS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.