Kompas.com - 23/09/2013, 13:59 WIB
Pasukan militer Kenya akhirnya dikerahkan ke mal Westlane untuk mengatasi serangan sekelompok orang bersenjata yang sudah menewaskan 39 orang dan melukai 150 orang lainnya. TONY KARUMBA / AFPPasukan militer Kenya akhirnya dikerahkan ke mal Westlane untuk mengatasi serangan sekelompok orang bersenjata yang sudah menewaskan 39 orang dan melukai 150 orang lainnya.
EditorEgidius Patnistik
MOGADISHU, KOMPAS.COM - Kaum militan Shebab dari Somalia, Senin (23/9), mengancam akan membunuh para sandera yang mereka tawan di sebuah pusat perbelanjaan Nairobi saat pasukan Kenya bergerak untuk mengakhiri pengepungan mereka.

"Kami memberi kuasa kepada para mujahidin di dalam gedung itu untuk mengambil tindakan terhadap para tawanan begitu mereka ditekan," kata Ali Mohamud Rage  dalam pernyataan yang dimuat di sebuah situs web Islam. "Kami memberitahu kepada kaum Kristen untuk meminta kepada para mujahidin belas kasihan bagi tawanan mereka yang akan menanggung risiko setiap ada pasukan yang diarahkan terhadap para mujahidin itu," tambah Rage.

Kelompok militan Shebab yang punya kaitan dengan Al Qaeda itu mengaku berkontak dengan kaum militan yang ada di dalam mal. Pernyataan itu juga mengatakan bahwa orang-orang bersenjata tersebut sedang memerangi pasukan Kenya dan Israel.

Saat kebuntuan memasuki hari ketiga, letusan tembakan terjadi saat fajar dan berlangsung 15 menit. Para tentara yang dikerahkan di sekitar kompleks pun merunduk untuk berlindung. Hal itu diikuti tiga ledakan besar, kata koresponden kantor berita AFP di tempat kejadian.

Pihak Shebab tidak mengungkapkan berapa banyak orang yang ditahan oleh sekitar puluhan penyerang itu. Sejauh ini sedikitnya 68 orang orang tewas setelah kaum militan tersebut menyerbu kompleks luas berlantai empat itu pada Sabtu siang. Mereka menembaki pengunjung dengan senapan mesin dan  melemparkan granat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.