Kompas.com - 23/09/2013, 12:12 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Baku tembak terbaru antara tentara Filipina versus pemberontak Front Nasional Pembebasan Moro (MNLF) di Kota Davao kembali terjadi. Menurut warta AP pada Senin (23/9/2013), insiden pada pagi hari itu sempat melukai satu orang.

"Masih ada warga sipil yang menjadi sandera pemberontak dan tentara Filipina berusaha membebaskan,"kata Gubernur Provinsi Cotabato Utara Emmylou Mendoza.

Mendoza menambahkan, ada tiga desa di Mindanao yang menjadi perhatian pihak militer Filipina. Di situ, pemberontak MNLF masih menyandera warga sipil."Kami tetap bersiaga,"imbuh Mendoza.

Pemerintah Filipina masih dalam posisi bernegosiasi dengan MNLF. Sementara, ada pihak MNLF yang tidak sepakat dengan cara-cara negosiasi. Kelompok ini kemudian membentuk Pejuang Kemerdekaan Islam Bangsamoro (BIFF).

Catatan pemerintah Filipina menunjukkan kalau BIFF saat ini berkekuatan sekitar 11.000 personel.

Bangsa Moro memang berselisih paham dengan pemerintah Filipina sejak 1970. Mereka menuntut untuk menjadi negara sendiri. Mayoritas bangsa Moro tinggal di selatan Filipina. Hingga kini, perselisihan yang belum berjumpa titik temu itu sudah menewaskan lebih dari 150.000 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.