Kompas.com - 23/09/2013, 07:26 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
NAIROBI, KOMPAS.com — Palang Merah Kenya melalui akun Twitter mengatakan, sembilan mayat ditemukan pada Minggu (22/9/2013) malam dari penyerbuan mal Westgate di Nairobi, Kenya. Dengan temuan ini, total korban tewas telah mencapai 68 orang.

"Tidak seharusnya ada yang kehilangan nyawa begitu sia-sia dan tak masuk akal. Seharusnya, tak ada keluarga menerima kabar keluarga tercinta dibunuh oleh sekelompok kriminal pengecut," tegas Presiden Kenya Uhuru Kenyatta, Minggu (22/9/2013).

Serangan ke pusat perbelanjaan Westgate di Nairobi ini merupakan teror paling mematikan di Kenya sejak Al Qaeda meledakkan Kedutaan Besar Amerika di Nairobi pada 1998 dan menewaskan 213 orang.

Militer Kenya mengklaim sebagian besar sandera dalam penyerangan sejak Sabtu (21/9/2013) tersebut sudah bisa diselamatkan. "Ini akan berakhir malam ini. Pasukan kami akan menang. Kenya teguh berdiri melawan agresi, dan kami akan menang," bunyi pernyataan dari Pusat Operasi Bencana Nasional Kenya, melalui Twitter.

Sebelumnya, Kenyatta mengatakan, pelaku penyerangan diperkirakan berjumlah 10-15 orang. Di Twitter, sempat beredar sembilan nama yang diduga terlibat dalam penyerangan. Namun, daftar nama dalam akun yang sekarang sudah diblokir itu, hanya ada dua nama warga Somalia, sementara selebihnya berasal dari Amerika, Inggris, Kanada, Finlandia, dan Kenya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN.com,AP


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.