Kompas.com - 22/09/2013, 10:13 WIB
Pengunjung pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi, berlarian ketika kelompok teroris menyerbu, Sabtu (21/9/2013). Pusat perbelanjaan ini memiliki luas 35.000 meter persegi sehingga sulit bagi aparat keamana Kenya untuk bergerak cepat. AP Photo/Jason StraziusoPengunjung pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi, berlarian ketika kelompok teroris menyerbu, Sabtu (21/9/2013). Pusat perbelanjaan ini memiliki luas 35.000 meter persegi sehingga sulit bagi aparat keamana Kenya untuk bergerak cepat.
|
EditorErvan Hardoko
NAIROBI, KOMPAS.com — Sudah sekitar 17 jam kelompok bersenjata menyerang dan menguasai pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi, Kenya.

Namun, aparat keamanan Kenya masih kesulitan untuk mengamankan seluruh kawasan pusat perbelanjaan itu.

"Jumlah sandera belum diketahui, tetapi mereka disebar di beberapa lokasi. Belum ada komunikasi. Lantai atas mal sudah kami amankan," demikian pernyataan Pusat Operasi Bencana Nasional lewat akun Twitter-nya, Minggu (22/9/2013).

Kesulitan aparat keamanan Kenya untuk menguasai situasi di dalam pusat perbelanjaan itu dapat dimaklumi.

Menurut situs resminya, pusat perbelanjaan yang dibuka pada 2007 itu memiliki keseluruhan luas tak kurang dari 35.500 meter persegi yang terbagi dalam lima lantai.

Pusat perbelanjaan itu memiliki 80 toko, yang terbesar adalah Nakumatt Superstore yang memiliki luas lebih dari 10.000 meter persegi.

Selain itu, di pusat perbelanjaan ini masih terdapat bioskop, pusat jajan, dan hingga kasino yang bisa digunakan para penyerang untuk bersembunyi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan demikian, aparat keamanan Kenya merasa perlu berhati-hati dalam bertindak, terlebih para penyerbu memiliki sandera yang jumlahnya belum diketahui.

"Kami masih terus bekerja, dan kami tak bisa menangani hal seperti ini dengan terburu-buru," kata seorang perwira angkatan darat.

"Tim kami sudah di sini, kini kami sedang memantau perkembangan. Kami akan menyelesaikan ini sesegera mungkin," tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.